SuaraRiau.id - Sekretariat Jenderal DPR RI menyatakan bahwa pihaknya menyediakan fasilitas isolasi mandiri berupa hotel berbintang tiga untuk anggota DPR dan seluruh staf yang positif Covid-19.
Kebijakan tersebut kemudian mendapat reaksi beragam dari berbagai kalangan, ada anggota DPR sendiri yang menyebut bahwa hal itu sebagai langkah yang membuang anggaran.
Hal itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti. Ia menyatakan bahwa fasilitas hotel isoman bintang tiga untuk anggota DPR RI hanya membuang-buang anggaran.
Diva yang kerap disapa KD itu mengatakan bahwa seharusnya anggaran itu bisa digunakan untuk hal yang lebih penting.
“Fasilitas yang diberikan untuk anggota DPR berupa hotel bintang 3 untuk isoman menurut saya membuang anggaran. Anggota DPR juga sama seperti masyarakat lainnya, manusia biasa yang ketika sakit membutuhkan perawatan, ketika sakitnya tidak parah bisa istirahat di rumah,” kata ibu Aurel Hermansyah tersebut dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (29/7/2021).
Tak hanya itu, KD juga menjelaskan tentang kondisi pandemi Covid-19 saat ini menurutnya, pasien Covid-19 yang kritis akan menjadi prioritas agar dirawat di rumah sakit manapun.
“Jika kita bicara mengenai kondisi covid saat ini, saya rasa semua orang yang berkondisi kritis akan menjadi prioritas dimanapun rumah sakitnya. Termasuk perawatan bagi pejabat negara yang kondisinya kritis, ada komorbid, bergejala berat, menurut saya itu manusiawi,” jelas dia.
Selain itu, kata dia kalimat ‘untuk anggota DPR’ itu kurang tepat digunakan saat situasi seperti ini.
“Bahasa ‘untuk anggota DPR’-nya yang menurut saya kurang tepat, membuat stigma di masyarakat anggota DPR memohon untuk dieksklusifkan dalam situasi genting ini,” sebut istri Raul Lemos itu.
Menurutnya, akan lebih tepat jika fasilitas itu diberikan kepada semua pejabat negara yang membutuhkan. Dengan catatan bahwa para pejabat ini mengalami kondisi yang kritis.
Berita Terkait
-
Krisdayanti Pamer Idul Fitri di Singapura, Warganet Salfok Amora : Kayak Princess
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Hartanya Ungguli Ridwan Kamil, Apa Pekerjaan Atalia Praratya Sebelum Jadi Anggota DPR?
-
KPK Bantah Politisasi dan Kriminalisasi terhadap Febri Diansyah: Bukan Bidang Kami
-
Febri Diansyah Diperiksa KPK dalam Kasus Suap PAW DPR, Pemeriksaan Tertunda karena Penyidik Cuti
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak