SuaraRiau.id - Efek penerapan PPKM ternyata banyak mengundang reaksi beragam dari sejumlah masyarakat. Baru-baru ini, sebuah video yang menampilkan pengendara motor protes di pos penyekatan viral di media sosial.
Dalam video, seorang pria terlihat yang tak terima saat dicegat petugas di pos penyekatan jalan. Pengendara motor itu awalnya meminta agar dibukakan jalan.
Dia mengaku hendak pergi bekerja untuk mencari nafkah. Akan tetapi, jalanan tersebut dicegat oleh polisi lantaran aturan PPKM.
Pria tersebut terlihat emosi dan meneriakkan ‘PKI’ ke petugas penyekatan.
Video pemotor yang tak terima dicegat di pos penyekatab tersebut dibagikan oleh akun Tiktok @sixxx_xj pada 12 Juli 2021 yang lalu.
Si pengendara itupun diamankan, ia mengaku khilaf saat dirinya menyebut polisi ‘PKI’.
Polisi pun akhirnya meminta kartu identitas pria tersebut. Tak disangka, pria itu memiliki sejumlah kartu identitas.
“Banyak juga kartu identitasmu,” ujar seorang petugas, dikutip Suara.com.
Pria tersebut mengeluarkan satu per satu kartu identitas yang ia miliki.
“Ini kartu mana jadinya yang dipakai?” tanya petugas itu.
Polisi juga ikut memeriksa soal nomor plat kendaraan dengan STNK yang dibawa pria tersebut.
Akhirnya, pria tersebut diajak berfoto bersama dengan petugas yang ada di pos penyekatan itu.
Unggahan tersebut menuai beragam komentar dari warganet.
“Punya kartu banyak aja dicurigain,” komentar warganet.
“Manfaat penyekatan ini apasih, yang ada bukan kelar masalah malah nambah susah masyarakat ini,” balas warganet lain.
Berita Terkait
-
Kecualikan Presiden Jokowi, Warung Makan Viral Buat Promo PPKM Digeruduk Aparat
-
Transportasi Darat Masa PPKM Level 4, Kemenhub Akan Periksa Dokumen Syarat Perjalanan
-
Jerit Jasa Servis Elektronik di Tangsel Tutup Toko Sebulan Akibat PPKM: Kacau!
-
Seleb TikTok yang Rayakan Ultah Ternyata Tak Tahu PPKM Diperpanjang
-
Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan