SuaraRiau.id - Perdebatan soal keberadaan Covid-19 hingga kini masih ada di masyarakat. Ternyata, masih ada warga yang percaya adanya virus Corona bahkan ada yang tak mau memakai masker.
Pendakwah Ustaz Dasad Latif kembali menyoroti soal masyarakat yang tak percaya adanya virus Corona dan enggan memakai masker.
Video ceramah singkat Ustaz Dasad Latif dibagikan pengguna Twitter ChusnulCh_, seperti dilihat pada Jumat 16 Juli 2021.
“Ceramah ustaz dasad latif untuk mereka yang tidak mau pakai masker, tidak percaya korona dengan alasan tidak takut mati dan jawaban untuk mereka yang bilang vaksin tidak vaksin pasti mati, dengarkan jika setuju bantu share,” cuit netizen ChusnulCh_ dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com
Dalam video, Ustaz Dasad Latif awalnya menceritakan pengalaman saat dirinya bertemu dengan seseorang yang tak memakai masker lantaran tidak percaya dengan adanya covid.
“Suatu ketika saya bertemu seseorang yang tidak pakai masker dan saya bertanya kepadanya, ‘Kenapa bapak tidak pakai masker?” tanyanya.
“Saya tidak takut mati ustaz. Saya tidak percaya Corona,” sambungnya.
Ustaz Dasad menegaskan kepada orang tersebut bahwa dia boleh tidak percaya adanya covid bahkan mati sekalipun, namun dirinya meminta orang itu agar tak keluar rumah.
“Anda boleh tidak percaya Corona. Anda boleh mati sekalipun. Tapi di rumah saja, tidak boleh keluar,” tegas Das’ad Latif.
Ustaz Dasad lalu mengingatkan soal sebuah hadist Nabi. Jika orang itu keluar rumah maka dia wajib memegang hadist Nabi Muhammad SAW yakni jangan memberikan mudarat bagi orang lain.
“Begitu Anda keluar rumah, bersentuhan dengan muamalah, bersentuhan dengan ruang-ruang publik maka Anda wajib memegang hadits nabi ‘Janganlah memberikan kemudaratan kepada diri sendiri dan tidak memberikan kemudaratan kepada orang lain’. Anda mau sehat? Maka Anda wajib memelihara kesehatan orang lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ustaz Dasad Latif juga menyinggung orang-orang yang enggan vaksin lantaran mereka meyakini vaksin tidak vaksin pasti mati.
“Saya pergi vaksin, saya ajak teman. Lalu dia berkata ‘vaksin tidak vaksin pasti mati’. Kalau begitu kenapa kamu makan? Kan makan tidak makan pasti mati. Lalu kenapa kamu makan? Karena kau mau tetap hidup,” ujar Ustaz Dasad.
Ustaz Dasad Latif pun mengaku bahwa dirinya telah melakukan vaksin bukan karena sekadar ingin terhindar dari covid, melainkan juga hendak melindungi orang lain dari mudarat.
“Saya vaksin bukan karena sekedar ikhtiar terhindar dari Corona, tapi bagian kewajiban untuk memelihara dan melindungi orang lain,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Penjelasan Lengkap Ustaz Dasad Latif Terkait Masjid Ditutup Pasar Dibuka
-
Beredar Ceramah Ustaz Das'ad soal Penutupan Masjid, Ganjar dan Anies Terkesima
-
Ustaz Dasad Latif: Semua Fungsi Masjid Boleh Dipindahkan dan Dilakukan di Rumah
-
Ceramah Ustaz Dasad Latif soal Kenapa Masjid Ditutup tapi Pasar Masih Buka
-
Kenapa Masjid Ditutup Pasar Dibuka? Begini Jawaban Ustaz Das'ad Latif
Terpopuler
- Ogah Ikut Demo Besar-besaran Ojol di Jakarta 20 Mei, KBDJ: Kami Tetap Narik Cari Rezeki!
- 10 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Jutaan: Kabin Lapang, Keluaran Tahun Tinggi
- 8 Rekomendasi Sunscreen Mengandung Vitamin C, Ampuh Hilangkan Noda Hitam
- 7 Sunscreen Mengandung Salicylic Acid, Ampuh Atasi Jerawat dan Kulit Berminyak
- Kritik Suporter PSS ke Manajeman Viral, Bupati Sleman: Ya Harus segera Berbenah
Pilihan
-
Honda Cari Bibit Pembalap Muda di Ajang HDC
-
Profil Pemilik Rupiah Cepat, Pinjol Viral yang Disorot Publik Ternyata Dikuasai Asing
-
5 HP Murah Rp2 Jutaan Layar AMOLED: RAM Besar, Kamera Resolusi Tinggi
-
Mau Wajah Glowing? Inilah Urutan Menggunakan Skincare Malam yang Tepat
-
7 Brand Skincare Korea Terbaik, Auto Bikin Kulit Mulus Harga Mulai Rp19 Ribu
Terkini
-
Link DANA Kaget Jelang Akhir Bulan, Buka Amplop Bernilai Rp230 Ribu
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai Hari Ini hingga 19 Agustus 2025
-
3 Link DANA Kaget Bernilai Rp395 Ribu, Semoga Menjadi Keberuntunganmu
-
BRI Dukung Desa BRILiaN Hargobinangun Yogyakarta Ciptakan Sistem Sampah Digital dan UMKM Mandiri
-
3 Amplop DANA Kaget Hari Ini, Bantu Tutupi Biaya Keperluan Mendadak