SuaraRiau.id - Pegiat media sosial, Denny Siregar dikenal publik sebagai pendukung Presiden Jokowi. Bahkan, ia kerap disebut sebagai buzzer.
Denny Siregar dikenal sering menyerang pihak lain yang berseberangan dengan pemerintah. Ia hampir selalu sepakat dengan segala pernyataan dan kebijakan yang disampaikan pemimpin negara tersebut.
Denny juga terkadang melempar kritikan yang bersifat personal dan secara langsung menjurus ke sosok yang dituju. Itulah mengapa, tak jarang, lawan debatnya merasa sakit hati.
Baru-baru ini, ia menyerang keluarga SBY yang belakangan mengkritik kinerja pemerintah terkait penanganan pandemi di Indonesia.
Denny menyebut, mereka terlalu banyak bicara, seakan-akan paling jago. Padahal, selama memimpin, SBY menurutnya tak terlalu berhasil.
Denny bahkan mendapat label ‘kebal hukum’ dari masyarakat di Indonesia. Sebab, berulang kali dilaporkan ke polisi atas komentarnya yang dinilai provokatif. Namun, hasilnya tetap sama, dia selalu bebas dari berbagai tuduhan dan tudingan.
Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute) Muhammad Mualimin memberikan perhatian khusus kepada Denny Siregar.
Menurut dia, Denny Siregar merupakan pendukung buta yang selalu membela presiden apapun keputusannya.
“Denny Siregar jangan cinta buta dengan Jokowi,” kata Mualimin, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu 14 Juli 2021.
“Orang macam Denny dan Abu Janda bisa bernasib sama seperti Rizieq Shihab atau Jumhur Hidayat eks Kepala BNP2TKI hari ini,” sambungnya.
Mualimin menjelaskan, semua ini sebenarnya hanya soal iklim politik nasional. Buzzer seperti Denny bisa jemawa dan berbicara seenaknya karena situasinya mendukung. Kelak, saat kondisinya berubah, jangan harap dia bisa bicara seenaknya di muka publik.
“Akan tetapi pasca pilpres selanjutnya, jika presiden berganti warna partai, bisa-bisa buzzer tersebut mendapat giliran yang dikandangkan (di penjara),” kata dia.
Berita Terkait
-
Viral Pria Hina Jokowi dengan Nama Binatang, Ngaku Tak Takut Polisi
-
Presiden Jokowi Pimpin Upacara Pelantikan Prasetya Perwira TNI Polri
-
Netizen Curiga Akun Medsos Jokowi Comot Gambar dari Media Turki, Ini Penjelasan Istana
-
Nah! Netizen Curiga, Akun Medsos Presiden Jokowi Diduga Curi Gambar dari Media Turki
-
Presiden Jokowi Akan Bagikan Obat Gratis Bagi Pasien Covid-19 Isoman, Ini Syaratnya
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
BRI Soroti Akar Perlambatan Kredit: Bukan Dana, Tapi Kepercayaan Pelaku Usaha
-
Jadwal Imsakiyah Pekanbaru dan Sekitarnya, Jumat 20 Februari 2026
-
Gajah Mati Tanpa Kepala di Area Konsesi, 40 Orang Diperiksa Polda Riau
-
Jangan Keluyuran, ASN Pemprov Riau Diawasi Jam Kerjanya Selama Ramadan
-
Verifikasi Peserta PBI JK, Foto Rumah dan Token Listrik Jadi Syaratnya