SuaraRiau.id - Hasil pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru atau PPDB Riau untuk tingkat SMA/SMK bakal diumumkan hari ini, Rabu (7/7/2021).
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram mengatakan, pengumuman PPDB Riau sesuai dengan sekolah yang dituju siswa pada saat mendaftar.
Sesuai dengan aturan, masing-masing siswa boleh mendaftar di dua sekolah negeri, jika di satu sekolah tidak diterima, dan mendaftar di sekolah lain.
“Insya Allah besok (hari ini) diumumkan hasil pelaksanaan PPDB. Pengumuman sesuai dengan sekolah yang dituju, kami menghimbau kepada masyarakat, untuk bisa melihat kelulusan anaknya. Sesuai dengan petunjuk teknis PPDB secara online di Riau, sejauh ini berjalan lancar,” kata Zul Ikram, Selasa (6/7/2021).
Dirinya juga mengungkapkan bahwa PPDB Online di Riau tahun ini lancar dan mengaku kendala teknis sudah diatasi.
“Untuk pengaduan masyarakat yang tidak puas dengan hasil PPDB ada, dan relatif standar, mulai dari KK tidak ada, nomor yang belum keluar, mendaftar tapi tidak keluar nomor, sehingga bukti nya tidak keluar itu dibantu. Permasalahan lainnya soal zonasi juga ada, dan ini diselesaikan dimasing-masing sekolah,” ujar Zul Ikram.
Lebih jauh, dirinya juga menyampaikan kepada masyarakat yang tidak diterima di sekolah Negeri, untuk bisa sekolah di sekolah swasta.
Pada umumnya kualitas sekolah swasta juga cukup baik, dan yang membedakan hanya di pembiayaan, dimana sekolah swasta masih membayar, dan sekolah negeri gratis.
“Yang tidak diterima disekolah negeri silahkan memilih sekolah swasta sesuai keinginan. Keterbatasan penerimaan siswa disekolah Negeri memang menjadi kendala dengan jumlah siswa SMP yang lulus sekolah,” ungkap Zul Ikram.
Sementara itu, dari data hari terakhir PPDB, dari data yang masuk sebanyak 81.839 siswa yang mendaftar di 12 Kabupaten Kota.
Kota Pekanbaru terbanyak siswa yang mendaftar masuk sekolah negri yakni sebanyak 19.808, disusul Kabupaten Bengkalis 8.715 siswa, Rokan Hulu 6.004 dan Kota Dumai 5.643 siswa.
Sementara itu Indragiti hilir sebanyak 4.516, Rokan Hilir 5.659 siswa, Pelalawan 4.828, Siak 6.148, Kampar 8.655 siswa, Kuantan Singingi 4.382 siswa, Meranti 1.479 siswa, dan Indragiri Hulu 5.984 siswa.
Untuk diketahui, PPBD Riau sebelumnya sempat tertunda karena kendala anggaran dan teknis. Penundaan tersebut sempat menjadi sorotan berbagai kalangan.
Berita Terkait
-
Hari Pertama PPDB Riau, Ortu Calon Siswa Keluhkan Masalah Jaringan
-
Demi Sekolah di SMA Negeri, Pria Rela Tempuh Jarak 26 Km Setiap Hari
-
PPDB Riau Tingkat SMA/SMK Dibuka 28 Juni 2021, Ini Tahapannya
-
Dear Wali Murid, PPDB Riau Tingkat SMA/SMK Dibuka Awal Pekan Depan
-
PPDB Riau Ditunda, Dinas Pendidikan Provinsi Diminta Klarifikasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Inilah Kisah Sukses Desa Pajambon Lewat Program Desa BRILiaN Karya BRI
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI
-
Kampung Koboi Jadi Ikon Transformasi Desa Tugu Selatan Bersama BRI Desa BRILiaN
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN