SuaraRiau.id - Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Riau ditunda. Dewan Pendidikan Riau pun secara resmi melayangkan surat permintaan klarifikasi ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi soal penundaan itu.
PPDB Riau yang seharusnya dijadwalkan tanggal 14-21 Juni 2021, diketahui ditunda untuk waktu yang akan diumumkan kemudian.
Terkait penerimaan siswa baru, Ketua Dewan Pendidikan, Zulkarnaen Noerdin menyebut jika perihal PPDB Online saja tidak beres, sulit berharap akan ada pembaharuan di dinas pendidikan.
"Bagaimana mungkin dapat diharapkan untuk membuat terobosan-terobosan besar dan substansi maupun mendasar untuk memajukan dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan Riau?" kata Zulkarnaen pada Sabtu (19/6/2021) dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Dewan Pendidikan meminta klarifikasi secara jelas dan komprehensif wajib dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau sebagai bentuk kewajiban dan tanggung moral maupun profesional kepada rakyat.
"Sekaligus ini sebagai pembelajaran bagi pejabat publik untuk serius dan tidak main-main dalam mengemban amanah jabatannya," tegas Zulkarnaen.
Zulkarnaen berujar, penundaan PPDB Riau itu jelas bukanlah suatu persoalan yang dapat dianggap sepele dan tidak serius.
"Justru adanya penundaan ini merupakan permasalahan sangat besar dan prinsipil mengingat kegiatan PPDB adalah kewajiban utama Disdik selaku penyelenggara pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh Undang Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat 1" tambahnya lagi.
Adapun penyebab dari penundaan pelaksanaan PPDB ini karena lalai dan cuai dalam perencanaan pendidikan Riau, sehingga kegiatan PPDB TP 2021/2022 tidak dianggarkan dalam APBD Provinsi Riau tahun 2021 juga melanggar beberapa aturan diantaranya UU. Nomor 20 tahun 2003 tentang Sikdiknas ayat 1 dan 2, Permendikbud nomor 6 tahun 2001, serta pergub nomor 13 tahun 2020.
Berita Terkait
-
PPDB Diganti SPMB! Apa Bedanya? Cek Selengkapnya di Sini!
-
PPDB Berubah Jadi SPMB: Siswa Gagal Masuk Sekolah Negeri Diarahkan ke Swasta, Biaya Ditanggung Pemda
-
Ada Temuan 23 Kasus, Heru Budi Sebut PPDB DKI Masih Kurang 20 Persen dari Keseluruhan Proses
-
Buntut Indikasi Kecurangan PPDB, DPR Usul Kurangi Jalur Zonasi dari 50 Persen ke 25 Persen
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak