SuaraRiau.id - Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) divonis majelis hakim 4 tahun penjara terkait kaus tes swab di RS Ummi Bogor, Jawa Barat.
Sebelum itu, publik dihebohkan dengan munculnya poster ajakan bunuh diri massal jelang vonis Habib Rizieq Shihab (HRS).
Poster tersebut berisi seruan kepada umat Islam agar lakukan bunuh diri massal demi membuktikan Habib Rizieq dicintai muslim di Indonesia.
Poster tersebut dibagikan oleh pegiat media sosial Eko Kuntadhi pada Kamis 24 Juni 2021. Tak butuh waktu lama, netizen langsung geger dengan temuan poster ajakan bunuh diri massal jelang vonis Habib Rizieq itu.
Dalam cuitan salah seorang akun yang kemudian populer, nampak banyak netizen yang mengolok-olok isi dari poster tersebut.
“Sudah ada yang siap bunuh diri massal. Saya sih setuju banget,” tulis sebuah akun.
Postingannya langsung ramai dikomentari netizen.
“Lebih cepat lebih baik, lebih banyak lebih baik,” sahut akun lain.
“Bagus, ini termasuk seleksi alam, kalau aku sih yes,” kata netizen.
Meski begitu ada pula sejumlah netizen yang meragukan keaslian poster itu. Ada yang menduga bisa saja itu hanya sekadar propaganda yang dibuat orang yang tak suka dengan HRS untuk memancing keributan.
“Itu sih akal-akalan rezim aja, hoaks pasti,” cuit warganet.
“Lu yang bikin lu juga yang sorakin, dasar cebong jamban,” ungkap akun yang lain lagi.
Sementara itu, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab menyampaikan bahwa adanya poster yang beredar terkait seruan umat Islam bunuh diri massal demi membuktikan HRS dicintai muslim di Indonesia adalah hoaks atau kabar bohong.
Seruan tersebut beredar jelang sidang agenda vonis terhadap Habib Rizieq berserta kedua terdakwa lainnya yakni Habib Hanif Alatas dan Andi Tatat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
“Wah hoaks itu,” kata salah satu kuasa hukum Habib Rizieq, Ichwan Tuankotta saat dikonfirmasi dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com
Berita Terkait
-
Ratusan Simpatisan Rizieq yang Ditangkap Polisi Kebanyakan Masih Anak-anak
-
Dianggap Bohong, Menantu Habib Rizieq Divonis Satu Tahun Penjara
-
Massa Pendukung Habib Rizieq Buang Kendaraan Polisi ke Sungai, Tak Ada yang Ditangkap
-
Emak-emak Simpatisan HRS Mencak-mencak ke Polisi: Saya Bukan Teroris, Zalim Kalian Semua!
-
Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Habib Rizieq Banding
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025