SuaraRiau.id - DPC PDI Perjuangan Pekanbaru merekomendasikan Puan Maharani sebagai calon presiden atau capres pada Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu sesuai dengan keputusan itu diambil saat rapat Pimpinan Anak Cabang (PAC) DPC PDIP se-Kota Pekanbaru, Rabu (16/6/2021).
Ketua DPC PDI Perjuangan Pekanbaru, Robin P Hutagalung menyebut bahwa pihaknya kala itu membahas strategi pemenangan Pemilu 2024 dan mengusulkan Puan Maharani sebagai Capres 2024.
"Dalam kegiatan rapat kerja cabang pada 31 Mei lalu. Kami melakukan konsolidasi partai, membahas persiapan termasuk strategi pemenangan Pemilu 2024 mendatang. Nah, saat itu 15 PAC seragam menyampaikan untuk merekomendasikan Puan Maharani sebagai capres 2024," kata Robin dikutip dari Antara.
Dirinya mengungkapkan, alasan pengusulan Puan Maharani sebagai Capres yakni melihat sosoknya yang dinilai mumpuni untuk menjadi Presiden.
Hal itu dilatarbelakangi kesuksesan Puan dalam memimpin sebuah organisasi. Rekam jejak kepemimpinan Puan Maharani dapat dilihat dari saat menjadi pimpinan partai, pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI.
"Alasan yang disampaikan pada Rakercab tersebut karena pertama berdasarkan keorganisasian Puan menjadi Ketua DPP PDIP sudah tidak diragukan lagi. Selama jadi Menko PMK beliau juga terbilang sukses. Sekarang menjadi Ketua DPR RI dimana proses legislasi dan program-program di bawah kepemimpinan beliau juga berjalan dengan baik," kata dia.
Puan Maharani, ujar Robin, dinilai memiliki banyak kesamaan dengan sang ibu, Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.
"Antara Puan dan Ibu Mega memiliki banyak kesamaan. Salah satunya dari sisi kepemimpinannya," sebutnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Umat Kecewa, PA 212 Tak Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
-
Denny Siregar: Partai Calonkan Anies Baswedan Capres 2024 Tak Tahu Diri
-
Resmi! PA 212 Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024: Umat Islam Kecewa, Dia Sudah Selesai
-
Sindiran Puan ke Ganjar Dibalas Publik: Pemimpin Bukan di Medsos tapi Baliho
-
Denny Siregar Soal PKS Buka Peluang Calonkan Ganjar Pranowo: Lucunya Kelewatan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar