Selain itu jika peran tersebut ia terima, sudah dipastikan akan pindah ke Timur Tengah dari rumahnya di Princeton, New Jersey.
Surat tersebut diketik Einstein yang ditujukan kepada Shepard Rifkin, Direktur Eksekutif American Friends of the Fighters for the Freedom of Israel, yang berbasis di New York.
Kelompok ini awalnya diluncurkan untuk mempromosikan ide-ide anti-Inggris dari Stern Gang dan mengumpulkan uang di Amerika untuk membeli senjata untuk mengusir Inggris dari Palestina.
Rifkin telah diberitahu oleh Benjamin Gepner, seorang komandan mengunjungi AS, untuk mendekati Einstein untuk bantuannya.
Setelah pembantaian Deir Yassin, Rifkin menerima jawaban yang luar biasa dari fisikawan asal Jerman tersebut.
Jawaban yang dibuat oleh Einstein singkat hanya dalam 50 kata:
Yang terhormat,
Ketika malapetaka nyata dan terakhir harus menimpa kita di Palestina, yang pertama bertanggung jawab untuk itu adalah Inggris dan yang kedua bertanggung jawab untuk itu organisasi teroris membangun [sic] dari barisan kita sendiri. Saya tidak ingin melihat siapa pun berkaitan dengan orang-orang yang disesatkan dan kriminal itu.
Hormat kami,
Albert Einstein.
Berita Terkait
-
Tulisan Tangan Rumus E=MC2 Albert Einstein Dilelang, Laku Rp 17 Miliar!
-
Surat Albert Einstein 1949 Ditemukan, Prediksi Indra Super Hewan
-
Temuan Teknologi Manusia Digital, Ilmuwan Hidupkan Albert Einstein
-
Siapakah Anak-anak Albert Einstein dan Bagaimana Nasib Mereka?
-
10 Kutipan Albert Einstein Ini Bisa Motivasi Hidup
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Demi Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Puluhan Orang Rela Bayar hingga Rp16 Juta
-
Kronologi Debt Collector Keroyok Warga di Kedai Kopi Pekanbaru
-
Gerombolan Debt Collector Beringas Ditangkap usai Aniaya Warga Pekanbaru
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Wanita Pemula, Trendy Dipakai Harian
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar