SuaraRiau.id - Penceramah Ustaz Adi Hidayat (UAH) baru-baru ini disudutkan di media sosial soal dana donasi Palestina. Namun, ia tak main-main akan mempolisikan para pemfitnahnya.
Ustaz Adi Hidayat pun meminta kepada mereka untuk tidak menyiapkan materai, karena dirinya menegaskan tidak akan berdamai.
Adi Hidayat menjelaskan, tim hukumnya sedang menyusun dengan cermat konstruksi hukum dan delik laporannya untuk menyeret para pemfitnahnya tersebut ke meja pengadilan.
Hal itu disampaikan UAH lewat videonya yang tayang di kanal Youtube Adi Hidayat Official, seperti dilihat pada Senin 31 Mei 2021.
Dalam tayangan video itu, UAH juga mengingatkan kepada pemilik media sosial yang memfitnah dan memecah persatuan bangsa untuk siap-siap bertemu dengannya di pengadilan.
Sebab, ia mengaku sudah bulat melaporkan mereka ke aparat.
Ustaz Adi pun menegaskan meskipun pemfitnahnya itu mengklarifikasi atau dalam arti mengeles, dirinya tetap akan mempolisikan mereka.
“Tapi kalau masih ngeles, masih merasa biasa masih tertawa-tawa dalam kesalahan yang tak mau disadari, alangkah baiknya kita tegakkan keadilan. Dan saya yakin kepolisian akan sangat profesional dengan tagar Presisi disiapkan Jenderal Sigit, ini akan berjalan baik, saya punya keyakinan, dan masyarakat nggak perlu menduga-duga. Ini sudah keterlaluan,” ujar Ustaz Adi Hidayat dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (1/6/2021).
Ia pun mengungkapkan, salah satu pihak yang memfitnahnya tersebut adalah pemilik kanal Youtube Suara Istana.
Menurutnya, konten yang bersangkutan sudah jelas niat jahatnya ingin membuat gaduh dan memecah persatuan bangsa.
“Ada akun Suara Istana, seakan-akan persepsinya ini dari Istana. Padahal kita crosschek ke Istana, ini nggak ada kaitan dan hubungan dengan Istana. Bahkan ada (konten) yang benturkan dengan kaum agama lain, ini sudah berbahaya. Walaupun disadari motifnya apapun tak diklarifikasi, kita bukan dalam konteks kuat-kuatan, tapi ini dalam penegakan hukum, kita akan buktikan dan uji di pengadilan,” ujar dia.
Lebih lanjut, UAH dalam tayangan videonya itu juga kembali menegaskan kepada para pemfitnahnya tersebut agar tak menyiapkan materai.
Menurut Adi Hidayat, dirinya sudah bulat tidak akan berdamai dan tetap menyelesaikan perkara itu ke ranah hukum.
“Tolong jangan siapkan materai, ini saya sudah punya banyak materai. Ini kita harus uji dengan baik konstruksi hukumnya jelas, dan pada akhirnya hal semacam ini bisa hilang dari Indonesia,” tutur UAH.
Berita Terkait
-
Netizen Cibir Eko Kuntadhi, Soal Pernyataan yang Dianggap Fitnah Ustaz Adi Hidayat
-
Ustaz Adi Hidayat Difitnah Gelapkan Donasi Palestina, MUI Angkat Bicara
-
Fahd Pahdepie Minta Klarifikasi Cuitan Sindir UAH, Eko Kuntadhi Ngeles
-
Jawab Fitnah soal Donasi Palestina, Taqy Malik Beri Penjelasan Menohok
-
Warga Sumut Kumpulkan Rp 505 Juta Beli Ambulans untuk Palestina
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara
-
Sekda Baru dan 6 Pejabat Eselon Pemkot Pekanbaru Dilantik, Ini Nama-namanya
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis