SuaraRiau.id - Provinsi Riau akan membangun rumah sakit (RS) khusus pasien stroke. Pembangunan ini untuk mengakomodasi meningkatnya pasien stroke di Riau.
Arsitek pembangunan dari Universitas Gadjah Mada Mario Chandra mengatakan dibutuhkan anggaran sebesar Rp111 miliar lebih untuk membangun RS yang representatif khusus menangani pasien-pasien stroke yang jumlahnya menunjukkan peningkatan di daerah itu.
"RS tersebut akan dibangun dalam satu paket RS Otak di RSUD Petala Bumi Pekanbaru," kata Mario di Pekanbaru, Sabtu (29/5/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurut Mario Chandra yang juga konsultan itu, bahwa RS otak yang akan dibangun tersebut akan mempertimbangkan kondisi eksisting RS Petala Bumi.
Jika dilihat dari luas bangunan saat ini, katanya, maka dinilai sudah cukup untuk pengembangan satu unit rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur.
"Karenanya anggaran sebesar Rp111 miliar lebih itu untuk pembangunan gedung RS Otak Petala Bumi dengan enam tahap," katanya.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Jenri Salmon Ginting mengatakan, penyusunan rencana induk RSUD Petala Bumi Provinsi Riau, perlu lebih disempurnakan lagi, karena RSUD tersebut menjadi salah satu program kerja unggulan Gubernur Riau yang harus diimplementasikan bersama-sama.
"Karena itu berbagai pembahasan perlu lebih dimatangkan lagi, agar RSUD Petala Bumi dapat menampung lebih banyak lagi dan menangani pasien stroke lebih maksimal, agar tingkat kesembuhan makin tinggi," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Otak Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Kasipenkum Kejati Riau
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya