Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Sabtu, 29 Mei 2021 | 17:37 WIB
ibunda mendiang Ustaz Jefri Al Buchori, Umi Tatu. [suara.com/Yazir]

Selama Uje masih aktif mengisi dakwah, Fajar yang menjadi manajer dan selalu pergi bersama Uje.

“Udah kan saya bilang saya 24 jam hampir sama almarhum jadi saya tau, tapi intinya di sini ni orang udah meninggal nggak perlu kita bicarain lagi, bener salah kan cuma Allah yang bisa nilai,” ungkap Fajar.

Keluarga Uje hanya meminta kepada netizen supaya berhenti mencari tahu keberadaan dan sosok istri ketiga Uje yang disebut sebagai publik figur.

Fajar menyebut jika catatan Uje selama berada di dunia telah selesai dan tak perlu diungkit kembali. Bahkan, saat kakaknya dikabarkan ramai di media sosial, Fajar tak merasa terganggu.

Namun, alangkah lebih baiknya Fajar menyarankan supaya berhenti memberitakan seseorang yang sudah meninggal. “Kan saya bilang udah meninggal, kalau abang sama mpok mau konfirmasi ya sama Alm aja di Karet Bivak,” ungkap Fajar.

Sebenarnya, saat kakaknya dijadikan bahan gosip oleh netizen, Fajar tak ingin mengetahui lebih dalam. Hal itu lantaran Fajar merasa kasihan kepada Uje yang sudah delapan tahun meninggalkan dunia itu.

Fajar mengatakan jika Uje sudah pergi ke tempat yang sudah lebih tenang dan tak perlu diusik lagi.

“Saya nggak tau nih yang sebenarnya terjadi, bicara a,b sampai z, sayang, saya minta temen-temen media udahlah sudahi,” ungkap Fajar.

Uje dikenal sebagai pribadi yang baik hati kepada siapapun. Fajar sangat bangga kepada kakaknya, apalagi ketika melihat kakaknya diantarkan oleh ribuan orang yang mengidolakan hingga ke tanah kuburnya.

Untuk itu, Fajar mengatakan jika alangkah lebih baiknya netizen melihat sisi baik Alm Uje daripada menguliti aib orang yang sudah meninggal.

Load More