Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
Kondisi jalan Siak-Bungaraya setelah ditimbun oleh Pemkab Siak. [Suara.com/Alfat Handri]

"Sementara waktu kita timbun dulu," kata Ari Nofrizal kepada SuaraRiau.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (4/5/2021).

Sebelumnya, akses jalan yang memadai menjadi dambaan setiap warga. Begitu juga dengan harapan warga Dusun Sidomulyo, Kampung Bunga Raya, Kecamatan Bungaraya, Siak.

Mereka menantikan satu-satunya jalan akses menuju kota Siak diperbaiki namun tak kunjung terealisasi.

Semakin banyak warga menjadi korban, jatuh akibat menabrak lubang maupun mengelak dari lubang yang menganga di tengah jalan itu.

Melihat kondisi itu, pemuda dan warga setempat melakukan gotong royong dan iuran untuk membeli semen, pasir dan kerikil guna menutup jalan berlubang.

Mereka melakukan iuran untuk membeli bahan baku pasir, semen, krikil dan lainnya untuk menutup lubang-lubang yang ada di jalan lintas tersebut.

"Nunggu Pemda Siak yang memperbaiki entah kapan lah itu, " kata Ketua Pemuda, Dasuki Roman, Jumat (2/4/2021).

Dasuki bersama pemuda lainnya berinisiatif menutup lubang tersebut karena sudah banyak korban yang jatuh akibat dari lobang yang menganga di tengah jalan tersebut.

"Kami tak mau ada korban lagi, apalagi sudah mau bukan suci ramadhan, warga biar focus beribadah, jangan gara-gara jalan rusak lalu kita dongkol membuat puasa jadi sumbing," ucap Dasuki.

Aksi protes itu tak berhenti di situ, sekelompok pemuda tersebut berpindah ke satu ruas jalan yang lubangnya juga dalam dan menanami dua buah pohon pisang.

Load More