Bahkan, setiap hari puluhan masyarakt ikut berkumpul dengan para pejabat yang ikut serta dalam safari ramadan itu.
Bupati Siak Alfedri dalam rilis yang disampaikan Humas Pemkab Siak mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan safari ramadhan bertujuan untuk membina dan mempererat tali silaturahmi antar pemerintah daerah dengan masyarakat.
"Dengan semakin eratnya hubungan silaturahmi ini, semoga Allah SWT memberikan kita umur yang panjang, kesehatan dan dimudahkan rizki, amin ya robbal alamin," kata Alfedri.
Sementara itu, Sahnurdin (40) mengaku kecewa dengan Pemkab Siak yang masih menjalankan program safari di tengah lonjakan pandemi Covid-19.
"Apa Pak Bupati Siak tak tau masyarakatnya sedang resah dengan Covid-19 yang kian melonjak ini," kata Sahnurdin.
Dikatakannya, Bupati Siak Alfedri tentu mendapatkan laporan dari jajarannya tentang lonjakan Covid-19 di Siak sudah cukup mengkhawatirkan.
"Seharusnya Pak Bupati fokus menangani covid-19 ini, bukan malah bikin kumpul-kumpul dengan masyarakat dengan dalih tetap prokes," kesalnya.
Nanti, kata Sahnurdin yang akrab dipanggil Udin, ujung-ujungnya masyarakat yang dirugikan, karena semua pembatasan aktivitas sehari-hari.
"Nanti ujung-ujungnya masyarakat yang tak boleh kemana-mana, terus bagi yang jualan, bagi para pedagang, para pemilik usaha makanan sangat dirugikan atas hal ini, sementara Pemkab Siak tidak mencotohkan yang seharusnya dilakukan," bebernya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Wakil Wali Kota Dumai Meninggal Terpapar Covid-19
-
Kasus Covid 19 Sumsel Malah Meningkat Usai PPKM Mikro Tahap I
-
Mengkhawatirkan, Setiap Hari Ada Warga Siak Meninggal karena Covid-19
-
Klaster Baru, Belasan Santri Ponpes di Kota Tegal Terpapar Covid-19
-
Sosok Kru KRI Nanggala-402 Gugur Sertu Eki Setiawan di Mata sang Ayah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan