SuaraRiau.id - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Kalimat sederhana itu menggambarkan sosok Sertu Bah Yoto Eki Kurniawan yang dinyatakan gugur di Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Perairan Bali beberapa waktu lalu.
Sosok putra tunggal dari pasangan Kris Handoko dan Surtini itu lahir di Cilacap Kecamatan Cipari pada tahun 1994.
Orangtua Eki, Kris Handoko dan Surtini sudah pisah sejak usianya memasuki 3 tahun. Lalu, Ayahnya berangkat ke Siak, Provinsi Riau, tinggal di Dusun Sri Mersing, Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya .
Pak Marno menikah lagi dengan Kuswanti yang sudah memiliki dua anak, dan dari pernikahan Marno dan Kuswanti mereka juga dikaruniai tiga anak.
Sementara Eki dan ibu kandungnya tinggal di tanah Jawa.
Disampaikan Kris Handoko yang akrab dipanggil Marno Kumis, tak ada firasat aneh saat kepergian Eki. Namun, biasanya setiap akan pergi dinas Eki selalu saja berpamitan kepada dirinya.
Tapi, kata Marno, kali ini Ia sama sekali tidak berpamitan. Cuma saja, Eki mengirimkan sepatu untuk adiknya yang tinggal bersama ayahnya di Kabupaten Siak.
“Biasanya kirim baju buat saya kerja. Beberapa waktu sebelum bertugas tiba-tiba ngirim sepatu buat adiknya di sini. Itu yang saya heran,” jelas Marno.
Ternyata, lanjutnya, usai mengirimkan sepatu itu menjadi komunikasi terakhir antara Pak Marno dengan Sertu Yoto Eki Setiawan.
"Ketika sepatu sampai, dikabarkan kapal selam pun dikabarkan hilang," jelasnya.
Sepatu olahraga AL itu diberikan Eki untuk adiknya Thomas Probowo yang saat ini duduk di kelas XII SMAN 1 Bungaraya.
“Apakah sepatu itu sebagai firasat, entahlah, saya tidak bisa menduga. Tapi yang pasti kami sangat kehilangan. Dan bagi adiknya dari lain ibu, Eki merupakan inspirasi,” tutur Kris Handoko.
Sebelumnya, Suasana mengharu biru terjadi di rumah kediaman keluarga Kris Handoko yang akrab disapa Marno Kumis dan istrinya Rusini di Dusun Sri Mersing, Kampung Jati Baru, Kecamatan Bunga Raya, Siak, Riau.
Kesedihan itu bermula saat pemerintah menetapkan 53 awak kapal selam Nanggala 402 gugur dan di Perairan Bali.
Anak mereka Sertu Bah Yoto Eki Setiawan turut gugur dalam kapal selam Nanggala 402 itu.
Berita Terkait
-
Sejumlah Kapal Perang TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Bikin Konten Cabul soal KRI Nanggala-402, Capres Nurhadi Dilabrak Marinir
-
Prabowo Akui Letda Rhesa Sigar Keponakannya, Gugur di KRI Nanggala 402
-
MUI: Awak KRI Nanggala 402 yang Gugur Termasuk Syuhada
-
Anak Gugur di KRI Nanggala-402, Sang Ayah Gugur dalam Kecelakaan Helikopter
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Akhir Pekan Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Promo The Premiere untuk Nasabah Premium
-
BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia
-
Perluas Akses Kesehatan, PNM dan BAZNAS Kembali Salurkan Ambulans ke Berbagai Daerah
-
Razia, Wawakot Pekanbaru Jaring Puluhan Orang Bukan Pasutri Ngamar di Hotel
-
Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'