SuaraRiau.id - Angin puting beliung menghantam belasan rumah di di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Kamis (15/4/2021).
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, bencana tersebut terjadi pada Kamis sore lalu sekitar pukul 16.30 WIB.
Angin memporak-porandakan bangunan yang semuanya terbuat dari kayu.
Bencana yang diawali dengan hujan deras disertai petir tersebut merusak 16 rumah rusak dan satu bayi bernama Nayla (4 bulan) meninggal dunia tertimpa tiang bangunan.
Ada dua perempuan paruh baya yang menderita luka Mardiana (38) dan Darmawati (50).
Sementara ada sembilan rumah yang rusak berat dan selebihnya rusak ringan. Selain itu, ikut rusak juga rumah Babinsa Desa Sanglar Kecamatan Reteh.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum juga mengalami rusak ringan akibat terjangan angin dahsyat itu, di antaranya Kantor Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu, Pos Pelayanan Terpadu, dan Kantor Desa Sangkar, Kecamatan Reteh.
Melansir Antara, 10 tiang listrik juga tumbang diterpa angin puting beliung.
Kerusakan tersebut mengakibatkan listrik di sekitar Desa Sanglar padam dan sedang dikoordinasikan dengan pihak Perusahaan Listrik Negara setempat.
Kerugian yang ditaksir mencapai Rp 200 juta. BPBD di lokasi bencana berkoordinasi dengan aparat terkait membantu membereskan puing rumah yang rusak.
Saat ini pemerintah daerah setempat dan aparat terkait juga sudah mengunjungi lokasi kejadian guna memperbaiki bngunanyang rusak serta memberikan bantuan kepada korban. (Antara)
Berita Terkait
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
-
Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: SPPG Kembang Minta Maaf, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Bencana Hidrometeorologi Mengintai: Ini 4 Ancaman yang Wajib Anda Ketahui dan Cara Menghadapinya
-
Angin Puting Beliung Hantam Koja Jakut saat Warga Sahur, Puluhan Rumah hingga Mobil Rusak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026