- Ratusan warga Panipahan Rohil melakukan aksi perusakan rumah diduga bandar narkoba.
- Peristiwa bermula dari kekecewaan masyarakat perihal penegakan hukum kasus narkotika.
- Warga yang kesal awalnya mendatangi Mapolsek Panipahan, sebelum peristiwa pembakaran.
SuaraRiau.id - Ratusan warga Panipahan Rokan Hilir (Rohil) menuntut tindakan tegas terhadap peredaran narkoba, hingga berujung aksi perusakan dan pembakaran rumah diduga bandar narkoba.
Aksi unjuk rasa masyarakat berlangsung damai di depan Mapolsek Panipahan pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni bersama Bupati Rohil Bistamam langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penggalangan agar situasi tetap terkendali.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan tindakan melawan hukum, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita perangi narkoba dengan cara yang benar dan sesuai aturan hukum," ujar Kapolres dalam keterangannya.
Aksi di depan Mapolsek Panipahan turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kabag Ops Polres Rohil, Kapolsek Panipahan, Kasat Narkoba, serta Camat setempat.
Awalnya, sekitar 150 orang menyampaikan aspirasi agar kepolisian serius memberantas narkoba di wilayah Panipahan. Sebab, massa tidak puas dengan kinerja kepolisian setempat.
Namun, kondisi berubah ketika massa yang belum diketahui provokatornya kembali berkumpul dan bergerak menuju sebuah rumah milik warga bernama Ali di Jalan Bundaran, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Panipahan.
Tidak diketahui siapa provokatornya, massa langsung bergerak ke rumah yang dituduh sebagai diduga bandar narkoba.
Sesampainya di lokasi, massa melakukan aksi anarkis dengan melempari rumah, merusak, hingga membakar bagian depan rumah tersebut.
Tidak hanya itu, empat unit sepeda motor juga ikut dibakar hingga hangus. Jumlah massa pun disebut bertambah dari sekitar 150 orang menjadi lebih banyak saat aksi perusakan berlangsung.
Beruntung, situasi berangsur kondusif sekitar pukul 20.00 WIB setelah aparat keamanan melakukan pengamanan di lokasi. Massa akhirnya membubarkan diri.
Sementara Dirnarkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.
"Kita turun ke sana untuk penindakan," kata Yudha, Sabtu (11/4/2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kronologi Warga Rohil Demo Berujung Aksi Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba
-
Instruksi Wali Kota Pekanbaru: LPS Kelurahan Diminta Angkut Sampah Setiap Hari
-
Siswa SMP di Siak Meninggal Akibat Ledakan Sosok Berprestasi Bidang Sains
-
Kepsek-Guru SMP Islamic Center Siak Diperiksa Imbas Siswa Meninggal Kena Ledakan
-
Viral Ratusan Warga Panipahan Rohil Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba