SuaraRiau.id - Aksi penipuan oleh orang tak dikenal yang mengatasnamakan dan memajang foto polisi di media sosial (medsos) akhir-akhir ini kembali marak.
Modusnya pelaku penipuan tersebut memperjualbelikan kendaraan roda dua maupun roda empat, hingga adanya aksi pemerasan terhadap korbannya.
Dari aksi itu, masih saja ada masyarakat yang mengaku tertipu. Bahkan aksi penipuan dengan modus tersebut semakin gencar dan masif dilakukan pelaku di media sosial Facebook.
Seperti yang dialami oleh Sri Yanti warga Pekanbaru. Dia mengaku telah ditipu dengan jumlah kerugian Rp 11 juta.
"Dia menjual kendaraan atas nama Polda Riau dari Facebook, tapi saya sudah diblokir oleh dia. Dan dia sudah menipu saya Rp 11 juta lebih," katanya, Minggu (4/4/2021).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengingatkan agar masyarakat semakin waspada.
"Kami sampaikan bahwa penipuan yang sudah terjadi, pelakunya tersebut bukan polisi anggota kami. Pelaku tersebut adalah orang lain yang tidak diketahui, dengan menggunakan foto polisi," kata Kombes Pol Sunarto, Minggu (4/4/2021).
Menurut Sunarto, pelaku tersebut adalah orang lain yang tidak diketahui. Mereka sengaja menggunakan foto polisi anggota Polda Riau untuk menipu dan mengelabui para korbannya.
Sunarto sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi, masyarakat yang mendapati modus tersebut diminta untuk mengkonfirmasi ke pihak polisi lebih dulu.
"Seyogyanya masyarakat mesti konfirmasi dulu ke kepolisian terdekat, atau kroscek melalui akun resmi," pintanya.
Dia menjelaskan, aksi-aksi penipuan yang marak itu bermula saat anggota polisi yang juga jadi korbannya tersebut dulunya pernah menggunakan akun Facebook.
Kemudian upload foto pribadinya yang berbaju dinas. Kemudian foto pribadinya ini diambil di wall pribadinya oleh orang tidak dikenal. Kemudian pelaku membuat Facebook baru dengan foto dan identitas tersebut,.
Selanjutnya akun baru tersebut kemudian mengaku personel Polda Riau sesuai dengan nama di baju dinas yang tertera. Penipu juga mengunggah foto foto berbaju biasa dalam kehidupan keseharian yang memang banyak di upload di FB miliknya.
"Lalu akun bodong ini menipu banyak orang. Akun palsu yang menggunakan foto polwan menipu dengan modus motor leasing. Akun palsu lainnya yang menggunakan foto polisi menipu banyak wanita dengan janji dinikahi, disuruh foto bugil dan kemudian diperas uangnya dengan ancaman foto-foto bugilnya akan disebar di medsos jika uang tidak dikirimkan," ungkapnya.
Di satu sisi kata Sunarto, personel Polda Riau sendiri sebenarnya adalah korban karena foto pribadinya digunakan oleh penipu untuk menipu dan memeras orang lain melalui medsos.
"Polwan kita yang jadi korban namanya dicatut, sudah ada yang bikin laporan," katanya.
Berita Terkait
-
KPK Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Pengaturan Barang Kena Cukai Bintan
-
Ratusan Juta Data Facebook Dibobol Hacker, 130 Ribu Dari Indonesia
-
Beredar Rekaman CCTV Oknum Perwira Polisi di Riau Diduga Nyabu Dalam Mobil
-
Tipu Puluhan Juta Modus Jual Beli Online Cupang, 2 Pria Riau Ditangkap
-
Hati-hati! Beredar Penipuan Modus HUT ke-60 Telkomsel
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Atasi Kendala Penyeberangan Sungai, BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla