Sementara dua unit bangunan yang berada dibelakang (bangunan II dan III), merupakan bangunan dua lantai yang sama bentuknya dan berukuran 155 x 11meter.
Lantai bawah dahulu pernah difungsikan sebagai kantor, dan lantai atas diperuntukkan sebagai asrama dan tempat tinggal tentara Belanda.
Di sebelah ujung selatan halaman dalam terdapat sisa-sisa bangunan (bangunan IV).
Pada sisi utara bangunan utama terdapat bangunan bekas gudang senjata (bangunan V) berukuran 6.7 x 6 meter.
Sementara pada ujung barat halaman, juga terdapat sisa bangunan WC dan kamar mandi berukuran 6 meter persegi yang terdiri dari 3 ruangan.
Hal yang sangat unik dan khas dari Tangsi Belanda kata dia adalah ketika melihat struktur pondasi bangunan tangsi, yang berbentuk setengah lingkaran dengan peletakan tiga sendi.
Teknologi arsitektural pada pondasi tangsi ternyata sangat mendekati bangunan kolonial dinegara asalnya di Eropa.
4. Makam Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II
Sultan Syarif Kasim II merupakan Sultan Siak yang kedua belas atau yang terakhir, memerintah Kerajaan Siak dari tahun 1915-1945.
Makam Sultan ini terletak di sisi barat dari Komplek Masjid Sultan (Masjid Syahbuddin). Komplek pemakaman ini terdiri dari makam Sultan Syarif Qasyim beserta permaisuri Tengku Agung Sultanah Latifah dan Tengku Maharatu beserta panglima Sultan.
Dikutip dari web Pesonasiak.id Sultan Syarif Kasim II diberi tanda kehormatan pada masa pemerintahan presiden BJ Habibie, Sultan Syarif Kasim II diberi tanda kehormatan Bintang Maha Putra Adi Pradana pada tanggal 6 November 1998 dan mendapat gelar Pahlawan Nasional. Makam Sultan ini terletak di sisi barat dari Komplek Masjid Sultan (Masjid Syahabuddin).
5. Makam Putri Kaca Mayang
Makam Putri Kaca Mayang berada di Desa Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Untuk menemukan makam ini tidaklah begitu sulit, dari Kota Pekanbaru menuju pemakaman ini dapat ditempuh dengan perjalanan selama 2 jam.
Panduan untuk menemui makam ini adalah Tugu Perbatasan Kecamatan Tualang dan Koto Gasib. Sekitar 1 km dari tugu perbatasan tersebut dapat kita jumpai sebuah Tugu yang berbentuk mahkota dan juga rambu petunjuk informasi Makan Putri Kaca Mayang dan dari tugu tersebut perjalanan kita lanjutkan kearah dalam menuju areal pabrik kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama.
Diperkirakan jarak dari tugu ke Makan Putri Kaca Mayang sejauh 10 kilometer. Akses menuju Makam ini cukup baik, karena jalan yang kita lalui adalah jalan milik perusahaan.
Sepanjang perjalanan menuju Makam kita akan menjumpai perkebunan Kelapa Sawit dan juga infrastruktur milik perusahaan.
Berita Terkait
-
Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
Usai Renovasi, Benteng Kastela Ternate Siap Tarik Wisatawan
-
Gandeng Dua Maestro Legendaris Malaysia, Puspa Indah Hidupkan Kembali Hits "Madah dan Kerenah"
-
Kader Muda PDIP Ditantang Teladani Pahlawan: Berjuang Tanpa Tanya Jabatan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Pegadaian Tegaskan Seluruh Investasi Emas Nasabah Dijamin dan Diaudit Regulator
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI Percepat Program Perumahan Rakyat
-
Gajah Mati Mengenaskan di Areal RAPP, Kepala Dipenggal dalam Kondisi Duduk
-
Lantik 2 Pejabat Pemprov Riau, SF Hariyanto: Tak Bisa Kerja, Ganti!
-
Penduduk Miskin di Riau Bertambah, Terbesar dari Perdesaan