SuaraRiau.id - PT PLN menyatakan terpaksa memutuskan aliran listrik untuk sementara sejak Senin (29/3/2021) di lokasi banjir Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, guna keselamatan warga.
"Petugas PLN telah bergerak dengan cepat untuk memadamkan listrik pada saat banjir melanda demi keselamatan warga," kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekanbaru, Yuliandra, di Pekanbaru, Selasa (30/3).
Ia mengatakan PLN terpaksa memadamkan sebanyak tiga unit gardu di Kecamatan Tenayan Raya untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari bahaya sengatan listrik akibat banjir, karena keselamatan warga adalah yang utama. Menurut dia, ada sekitar 456 keluarga yang terdampak pemadaman listrik sementara di lokasi banjir tersebut.
Yuliandra juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak khawatir, PLN akan segera menormalkan kembali pasokan listrik apabila ketinggian air sudah surut dan dipastikan aman.
Baca Juga: Pekanbaru Kembali Tiadakan Tradisi Petang Megang Sambut Ramadan
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau setidaknya ada enam lokasi banjir di Kota Pekanbaru khususnya permukiman penduduk. Ketinggian air banjir bervariasi mulai dari 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Saat ini sejumlah daerah seperti Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar mengalami banjir akibat meningkatnya curah hujan yang diperparah oleh buruknya saluran drainasi karena tumpukan sampah. Jim mengatakan pihaknya meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mewaspadai perubahan musim karena saat ini Riau diprakirakan memasuki musim penghujan, setelah pada awal tahun kemarau.
"Saat ini Riau mulai masuk musim penghujan. Artinya masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan, April nanti baru masuk musim hujan. setelah itu, pada Mei, Juni itu mulai masuk kemarau lagi. Makanya sejumlah wilayah yang langganan banjir harus diantisipasi sejak awal, baik itu peralatan, logistik dan personel sudah kita siapkan semua," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur.
Ia mengatakan banjir pada Selasa mulai surut karena tidak turun hujan. (Antara)
Baca Juga: Ribuan ASN Disebut Tak Dapat Tunjangan, Begini Reaksi Pemkot Pekanbaru
Berita Terkait
-
Menapaki Rumah Singgah Tuan Kadi, Warisan Sejarah di Tepian Sungai Siak
-
Sarapan Roti Canai dan Teh Tarik Khas Malaysia di Warung Ahbab Pekanbaru
-
Jadi Tersangka Usai Terjaring OTT KPK, Pj Wali Kota Pekanbaru Klaim Tak Bersalah
-
Selain Tahan 3 Pejabat di Wali Kota Pekanbaru, KPK Sita Duit Sebesar Rp 6,8 Miliar
-
OTT KPK, Pj Wali Kota Pekanbaru Diduga Terima Jatah Duit Rp 2,5 Miliar
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak