SuaraRiau.id - Hasil sebuah lembaga survei politik yang menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenangkan survei sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 pilihan anak muda.
Terkait itu, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak baru-baru ini ikut merespons survei tersebut.
Dahnil mengatakan, pihaknya menaruh rasa hormat dan mengapresiasi hasil kerja dari lembaga survei politik, meski ketua umum partainya mendapat hasil yang kurang baik.
Dahnil menilai dengan adanya hasil survei politik ini, digunakan untuk melakukan kajian lebih mendalam sehingga pihaknya nanti bisa mengambil langkah yang tepat.
“Apapun itu hasil survei, kerja ilmiah ini kita hormati sebagaimana mestinya. Tentu sebagai data politik, ini sangat penting untuk melakukan kajian lebih mendalam,” ujar Dahnil dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (25/3/2021).
Dahnil juga menjelaskan respons dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berada pada peringkat kelima. Ia mengaku pihaknya agak sungkan untuk membicarakan terkait hasil survei sebuah lembaga politik seperti ini.
Hal tersebut, kata dia, lantaran Prabowo sebagai Menteri Pertahanan masih fokus untuk terus bekerja dan tidak ingin terlibat lebih jauh dalam sejumlah masalah yang berbau politik.
“Kemudian terus terang, kami dari pihak Pak Prabowo, saya sebagai jubir beliau bahkan juga Pak Prabowo sejak awal agak sungkan untuk bicara terkait hasil survei dan sebagainya,” ungkap Dahnil.
“Karena sampai dengan detik ini, fokus Pak Prabowo tentu melaksanakan tugas beliau sebagai Menteri Pertahanan dan tidak ingin banyak terlibat dalam pembicaraan politik,” lanjutnya.
Disinggung langkah politik ke depan, pihaknya menyerahkan kepada takdir sembari fokus pada tugas Prabowo sebagai Menhan yang bakal rampung pada tahun 2024 mendatang.
“Kita tentu memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja itu (hasil survei politik). Yang jelas hari ini Pak Prabowo tetap ingin menunaikan amanah sebagai Menteri Pertahanan,” tuturnya.
Kemudian langkah politiknya bakal seperti apa, tentu biarlah takdir yang menentukan. Pak Prabowo hanya ingin fokus mendedikasikan dirinya sebagai Menhan hingga 2024 nanti,” imbuh Dahnil.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, lembaga survei politik dari Indikator Politik Indonesia membuat sebuah survei soal tokoh yang bakal dipilih anak muda jadi Presiden dalam Pilpres 2024 nanti.
Berdasarkan survei itu, Gubernur DKI Jakarta berada di peringkat pertama. Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di urutan kedua.
Berita Terkait
-
Prabowo Pamer Foto Lama Dampingi Istri Lahiran, Publik Salfok Sosok Suharto
-
Anak Buah Anies Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Blessmiyanda Diperiksa
-
Ferdinand Sindir Anies: Jelang Akhir Jabatan Gubernur Kerjanya Jalan-jalan
-
Tolak Anies hingga Ganjar, Sosok Ini Capres 2024 Andalan Partai Golkar?
-
Bukan Ganjar, Anies dan RK, Golkar Bakal Usung Sosok Ini di Pilpres 2024
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH