SuaraRiau.id - Satu per satu misteri kasus pelemparan kepala anjing ke rumah Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kasi Penkum Kejati) Riau, Muspidauan, akhirnya terungkap.
Usai polisi menangkap para pelaku, ternyata mereka diketahui saat melakukan aksinya menggunakan motor plat merah.
Empat pelaku melempar potongan kepala anjing ini pada pekan lalu, Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 22.45 WIB.
Namun, baru diketahui Muspidauan esok hari, Jumat 5 Maret 2021, saat pulang dari masjid usai menunaikan salat Subuh.
"Pelaku yang menggunakan motor plat merah sudah kita tangkap malam ini," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (11/3/2021) malam.
Penangkapan seorang pelaku tersebut dilakukan Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Diketahui, para pelaku melancarkan aksi teror di dua tempat berbeda. Tempat pertama di rumah Muspidauan, selain Kasi Penkum Kejati Riau, juga menjabat Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Kamis malam pekan lalu, 4 Maret 2021.
Muspidauan baru mengetahui aksi teror ini saat pulang dari masjid usai menunaikan Salat Subuh pada Jumat 5 Maret 2021.
Tak hanya ke rumah Muspidauan, aksi teror dilakukan oleh lima orang tersebut juga menyasar rumah Sekretaris Umum LAMR, M Nasir Penyalai. Di rumah Nasir Penyalai, kelima pelaku melempar bensin, namun tak jadi dinyalakan apinya.
Dengan berhasilnya ditangkap satu pelaku ini, maka polisi berhasil menangkap tiga dari lima pelaku. Dua lagi masih diburu aparat penegak hukum.
Sebagian pelaku ditangkap
Sebelumnya Rabu (10/3/2021) malam, Tim Gabungan menangkap dua pelaku Irwan Purwanto (39), warga Selat Panjang, Kepulauan Meranti, dan Didik Wahyudi (39), warga Sukajadi, Pekanbaru.
"Keduanya ditangkap tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru di rumah berada dalam Kantor LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) Kota Pekanbaru," terang Kapolda Riau.
Saat diinterogasi, pelaku Irwan Purwanto mengatakan, ia melakukan perbuatan tersebut bersama dengan 3 pelaku lainnya bernama Didi, Bobi dan Boy.
Didik ditangkap polisi di rumah pelaku dan diamankan sepeda motor digunakan saat menyiram bensin ke rumah Nasir Penyalai.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Pejabat Kejati, Kini Aksi Teror Coretan Sasar Rumah Ketua NU Riau
-
Akhirnya Peneror Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau Ditangkap
-
Terlibat Kasus Penggelapan BBM Bersubsidi di Riau, 4 Pria Ditangkap
-
Terekam CCTV, Peneror Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau Diburu
-
Rumah Kena Teror Kepala Anjing? Begini Kata Petinggi Kejati Riau
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru