SuaraRiau.id - Sebanyak 129 titik api di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau hingga Minggu (28/2/2021)malam berhasil dipadamkan Polda Riau. Jumlah tersebut meningkat dari pemadaman tiga hari sebelumnya.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyebutkan, 129 titik api tersebut berasal dari 141 titik panas (hot spot).
"129 titik api telah dilakukan upaya pemadaman, hasilnya api sudah padam dan masih dilakukan pendinginan di beberapa lokasi titik api," kata Kapolda dikutip dari Antara, Senin (1/3/2021).
Polda Riau mencatat pada Minggu (28/2/2021) selama 1x24 jam, hingga pukul 18.00 WIB, jumlah hotspot di Provinsi Riau yang terpantau dari satelit Tera, Nora, Lapan dan Aqua ada 141 hotspot.
"Kadar titik panas yang ditemukan 140 kadar sedang dan satu hot spot kadar tinggi," jelas Agung.
Agung kemudian merincikan 129 api itu tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 72 titik api, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Meranti masing-masing 18 titik api, lalu di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 12 titik api.
Selanjutnya di Kabupaten Bengkalis sebanyak tujuh titik api, lalu Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu masing-masing dua titik api.
Dari 141 titik panas yang ditemukan, tercatat ada 12 titik panas diketahui bersumber dari perkebunan dan kegiatan industri, yakni empat titik panas di Kabupaten Kampar berasal dari hamparan pembuangan gas beracun (sweetpler) PT CPI dan pembakaran limbah serbuh kayu PT RWII.
Tiga titik panas di Kabupaten Siak berasal dari kegiatan pembuangan gas beracun GS 3 PT CPI Minas. Dua titik panas di Kabupaten Pelalawan berasal dari limbah PT RAPP, satu titik panas di Rokan Huku berasal dari hamparan lahan sawit.
Kemudian satu titik di Kabupaten Kuantan Singingi berasal dari cerobong asap milik PT ASMJ dan satu titik panas di Kepulauan Meranti berasal dari hamparan hutan. Ke-12 titik panas ini tidak ditemukan titik api atau tidak menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bila dibandingkan dengan pemadaman Kamis (25/2/2021) lalu, tercatat ada 22 titik api yang ditemukan di enam kabupaten/ kota di Provinsi Riau.
Polda Riau melakukan pemadaman 129 titik api dengan melibatkan unsur Polri-TNI, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat setempat.
Hingga saat ini, semua titik api sudah padam dan masih dilakukan upaya pendinginan di beberapa lokasi titik api.
Agung menambahkan jajaran Polda Riau juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif berupa mensosialisasikan Maklumat Kapolda Riau agar masyarakat tidak membakar hutan dan lahan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur
-
Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan