SuaraRiau.id - Gubernur Riau Syamsuar melantik tiga kepala daerah berlangsung di Balai Pelangi Kediaman Rumah Dinas Gubernur, Jumat (26/2/2021) pagi.
Ketiga pasangan tersebut di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Kasmarni-Bagus Santoso. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, Paisal - Amris. Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil-H Asmar.
Sebelum memasuki lokasi pelantikan, para kepala daerah terpilih terlebih dulu mengecek suhu tubuh, serta mengecek keamanan dan mengisi kehadiran.
Pantau Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, terlihat para kepala daerah di Riau tersebut memakai seragam dinas, berwarna putih dengan berpadukan masker serba putih.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik mengatakan pelantikan Bupati/Walikota dilakukan secara luring (tatap muka) dan daring (online).
Ia melanjutkan untuk pelantikan tatap muka dimana yang melantik gubernur langsung, maka harus dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
"Pelantikan, Insyaallah dilakukan 26 Februari 2021. Dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat, tidak boleh lebih dari 25 orang dalam suatu ruangan," tegas Akmal Malik pada Rabu, 24 Februari 2021.
Akmal menyarankan agar para pendukung Bupati maupun Wali Kota agar tetap berada di daerah masing-masing.
"Seluruh pendukung, Forkopimda agar berada di kabupaten masing masing dan memantau secara daring," ujarnya.
Secara tegas, Akmal mengatakan pelantikan Bupati, Wali Kota dilaksanakan di ibu kota provinsi.
"Pelantikan di kota, tapi seluruh pendukung secara daring di daerah masing-masing. Kita tidak ingin ada pergerakan Dari kabupaten ke provinsi, yang tidak terkontrol," tegasnya.
Sebelumnya, Syamsuar mengajukan usulan agar pelantikan Bupati di dua daerah yaitu Bengkalis dan Kota Dumai berlangsung di Pekanbaru.
Ia sudah mengajukan usulan kepada menteri perihal pelantikan secara langsung maupun virtual, sehingga masyarakat juga bisa menyaksikan pelantikan tersebut.
"Jadi gini, kan ini pelantikan kami sudah buat kepada menteri, seperti tak ada tanggapan dari menteri. Besok ada rapat bersama Sekda, Asisten I, Karo Pemerintah dan Karo Adpin dalam rangka membahas pelantikan," tegas Syamsuar, Selasa, 23 Februari 2021 di Gedung Daerah Balai Serindit.
Syamsuar mengajukan agar pelantikan Bupati Bengkalis dan Wali Kota Dumai berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru.
Berita Terkait
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Yayasan Puteri Indonesia Cabut Gelar Jeni Rahmadial Fitri Imbas Kasus Medis Ilegal
-
Modal Sertifikat Pelatihan, Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal
-
Opini: Menakar Keadilan di Balik Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Makan Korban, Tarif Klinik Kecantikan Ilegal Jeni Rahmadial Fitri Capai Rp16 Juta
-
Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah