SuaraRiau.id - Warganet baru-baru ini dikagetkan dengan pernyataan Ustaz Tengku Zulkarnain yang mengaku dirinya keturunan China.
Mantan Wasekjen MUI tersebut menyampaikan ucapan selamat pada momen Imlek beberapa hari lalu. Tengku Zul mengucapkan selamat Imlek pada keluarga besarnya.
Apa yang disampaikan bukanlah pengakuan pertama kali yang dikatakan Tengku Zul ke publik. Sebab beberapa waktu lalu, di sebuah ceramah, Tengku Zul juga menjabarkan kalau dirinya memang keturunan China.
“Aku anak China, kalian enggak lihat mataku sipit ini,” kata Tengku Zul dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (15/2/2021).
Ia mengatakan hal tersebut sambil menunjuk matanya beberapa waktu lalu di saluran Youtube Egis Purnama.
Menurut Tengku Zul, andaipun dia kerap berbicara soal China bukan berarti dia bencinya. Sebab bagaimanapun dia sadar kalau dia besar dari lingkungan China.
“Kalau aku bicara China bukan berarti aku benci China. Orang saya anak China kok benci sama China. Mamak saya China, kakek dan moyang saya China, sepupu-sepupu saya China, masa saya benci dengan China,” kata Tengku Zul.
Di sebuah kesempatan lain, Tengku Zul nampak mengenang kala dirinya merayakan Imlek bersama keluarga. Dirinya ingat betul tentang kue bulan atau kue keranjang yang selalu disajikan saat momen Tahun Baru China itu.
“Dahulu di saat hari seperti ini keluarga akan memberikan kue bulan (kue keranjang). Khas saat Tahun Baru China. Ibu saya mengatakan membuatnya sangat sulit. Mesti bersih tidak boleh marah-marah apalagi maki-maki.” ujar dia.
“Kue itu bisa bertahan satu tahun tidak basi dan tetap enak, rindu,” kata Tengku Zul lagi.
Dia lantas bertanya kepada generasi muda, apakah mereka ada yang masih bisa membuat kue keranjang atau kue imlek.
Lebih jauh, Tengku Zul mengungkap tak murni hanya berdarah keturunan China saja. Sebab dia ternyata berdarah campuran. Sang ibu keturunan Tionghoa, sementara ayahnya keturunan bangsawan Pagaruyung. Dia juga bilang neneknya adalah keturunan Raja Tamiang Aceh.
Kendati keturunan Tionghoa, Tengku Zul menegaskan dirinya sudah memeluk agama Islam sejak kecil. Ini ditegaskan beliau sebagai bentuk bantahan atas narasi mualaf yang dilontarkan sejumlah pihak padanya.
Menurut Tengku Zul, dirinya belakangan memang difitnah di media sosial, kalau dia adalah seorang mualaf.
“Apa gunanya akun ini? Mau memfitnah saja? Saya ini memamg anak Cina dari pihak ibu saya. Sedangkan dari pihak bapak saya, kakek saya adalah keluarga dari Pagaruyung. Nenek saya dari pihak bapak dari Raja Tamiang Aceh. Yang bilang saya muallaf siapa?” kata Tengku Zul.
Berita Terkait
-
Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat
-
Profil Alvin Tedjo Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Walkot di Kanada
-
Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan
-
Diserbu 8.500 Pengunjung, Festival Kue Bulan Ini Tawarkan Pengalaman Budaya yang Berbeda
-
7 Cara Menentukan Shio untuk Orang yang Lahir Bulan Januari dan Februari sebelum Imlek
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW
-
Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru