SuaraRiau.id - Sebuah video di TikTok menggambarkan remaja membakar bendera Merah Putih. Video yang berdurasi singkat tersebut menghebohkan pengguna media sosial, terutama warganet yang mengikuti akun pengunggah tersebut.
Baru-baru ini, diketahui bahwa pria pembakar benda yang diduga bendera Merah Putih ialah warga Aceh yang tinggal di Malaysia.
Polisi sudah mengetahui nama pembakar dan kini sedang ditelusuri keberadaan pembakar bendera itu.
"Nama sudah dikantongi namun profile lengkap pelaku masih didalami. Sementara pelaku diketahui tinggal di Malaysia," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, saat dikonfirmasi Suarasumut.id pada Sabtu (30/1/2021).
Winardy memastikan, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh masih menelusuri siapa pelaku dan tempat kejadian pembakaran itu.
"Sementara masih kita selidiki validitasnya, jika ada update kami akan kabari," pungkasnya.
Sebelumnya, video TikTok menggambarkan seorang remaja membakar benda mirip bendera merah putih diunggah sebuah akun Instagram.
Dalam unggahan Jumat (29/1/2021) di akun @peristiwa_sekitar_kita itu, pembakar menggunakan cairan diduga bensin membakar kain merah putih yang dipasang di sebuah tiang kayu.
"BOCAH SONG**** INI MAH / JANGAN ADA MATERAI DAN JAMINAN
Mungkin ada yang kenal.
Jangan mewek klo lu dicyduk!
Viralkan gaes biar bocah pe*** ini seger dicyduk oleh @divisihumaspolri @ccicpolri @puspentni," tulis caption akun yang mengunggah video itu.
Dalam waktu singkat, benda itu langsung habis terbakar usai disiram cairan. Video yang belum diketahui waktu dan tempat perekamannya direspons banyak warganet.
"Para pejuang susah payah ngibarin bendera merah putih di tanah nya sendiri, se enak nya lu bakar itu bendera... Ya tuhan," tulis sebuah akun.
"Menghina NKRI anak kmrn sore digantung saja kakinya di atas selama sebulan...," balas yang lain.
Hampir semua netizen, menyayangkan aksi tak terpuji pemuda pembakar itu.
Berita Terkait
-
Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Kopdes Bisa Dibangun Cepat, Mengapa Fasilitas Kesehatan Primer Tidak?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa di Polresta Pekanbaru, Propam Turun Tangan
-
Riau Dapat Jatah Program Bedah Rumah 5.000 Unit, SF Hariyanto: Luar Biasa
-
Anak Tak Kebagian Sekolah? Orangtua di Pekanbaru Diminta Segera Melapor
-
Dokter Spesialis Ditemukan Tewas Membiru di Semak-semak RSUD Tengku Rafian Siak
-
Dugaan Pemukulan Oknum Aparat terhadap Mahasiswa Umri Berujung Damai