SuaraRiau.id - Polda Riau menggerebek tempat penjualan kosmetik dan obat ilegal pada Selasa, 19 Januari 2021.
Penggerebekan tersebut dilakukan atas keluhan konsumen atas penggunaan serum pembesar payudara di media sosial.
Ditreskrimsus Polda Riau kemudian mengamankan pelaku penjualan obat dan kosmetik berbahaya tanpa izin edar.
“Serum ini menambah hormon dan memperbesar bagian tubuh tertentu, adanya keluhan dari masyarakat yang mengeluhkan penggunaan serum tersebut, sehingga kita tindak lanjuti,” ucap Dirkrimsus Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Umumnya, keluhan yang dialami oleh konsumen mayoritas wanita, berupa kulit yang kemerahan di sekitar payudara pasca menggunakan serum tersebut.
“Berdasarkan pengakuan tersangka, serum pembesar ini paling laris dibeli oleh konsumen. Konsumen yang beli serum diberi bonus jarum suntik, dan tentunya masyarakat yang tidak punya keahlian dalam menyuntikkan serum ini, maka akan sangat berbahaya,” ungkap Andri.
Kombes Andri, menambahkan, konsumen yang menggunakan serum diberikan jarum suntik untuk menggunakan obat pembesar payudara tersebut.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial TW diamankan polisi di Jalan Mutiara, Perumahan Grand Mutiara Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.
Pelaku ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau pada Selasa, 19 Januari 2021.
Penangkapan berawal dari informasi yang didapat petugas bahwa ada penjualan obat dan kosmetik ilegal lewat online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH
-
Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?