SuaraRiau.id - Empat orang pria menyiramkan air keras kepada sepasang kekasih di Pekanbaru. Perbuatan tak terpuji para pelaku didasari sakit hati yang menyebarkan video unjuk rasa para tersangka di media sosial.
Dua korban Heggi Pratama dan Indah Ismiati yang merupakan sepasang kekasih mengalami luka cukup serius di bagian wajah.
Saat ini para pelaku sudah diringkus Satreskrim Polresta Pekanbaru. Mereka antara lain, Justin, Elda, Candra, Fajar ditangkap di sebuah kamar hotel di Pekanbaru.
Kejadian penyiraman air keras terjadi di Jalan Tamtama,Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, ketika korban melintas di Jalan Tamtama bersama kekasihnya.
Tiba-tiba para pelaku mendekati korban sambil menyiramkan air keras, sehingga korban terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Penuturan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, aksi pelaku menyiramkan air keras karena merasa sakit hati kepada korban telah memviralkan aksi unjuk rasa mereka ketika menggelar demonstrasi di Kabupaten Kampar.
“Pelaku merasa sakit hati terhadap korban, karena memviralkan di media sosial perbuatan mereka pada saat aksi unjuk rasa yang dilakukan pelaku di Kabupaten Kampar. Pelaku yang merasa kesal kemudian mempersiapkan air keras untuk melakukan penyiraman terhadap korban,” ungkap Nandang dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (20/1/2021).
Sambung Nandang, aksi penyiraman yang dilakukan para tersangka tergolong sadis karena wajah korban seperti mengalami luka bakar akibat penyiraman air keras.
“Perbuatan mereka tergolong cukup sadis, saat ini korban sedang dilakukan perawatan di salah satu rumah sakit,” ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 355 Ayat 1 KUHP dan Pasal 351 Ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tawuran Maut di Kebon Jeruk: 19 Orang Ditangkap, Pelaku Siram Air Keras Diburu
-
Gagalkan Aksi Tawuran di Bassura, Polisi Sita Celurit, Golok hingga Cairan Air Keras
-
KontraS: Sidang Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus Cuma Sandiwara!
-
Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Andrie Yunus Mandek, LBH Jakarta Tuding KY Takut Militer
-
Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang