SuaraRiau.id - Rencana sekolah tatap muka di lingkup Kementerian Agama Provinsi Riau masih menunggu persetujuan Gubernur Riau Syamsuar.
Pembelajaran tatap buka masih dibahas dalam rapat bersama instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA menjelaskan nantinya yang menjadi keputusan Gubernur Riau ditindaklanjuti.
"Saya bersama kepala Dinas Pendidikan akan melaporkan hasil rapat bersama Wagub Riau dan sektor terkait lainnya kepada Gubernur tentang pembelajaran tatap muka. Nantinya apa yang menjadi keputusan Gubernur baru kita tidak lanjuti," kata Mahyudin melansir Antara, Sabtu (16/1/2021).
Mahyudin menambahkan, setelah mendapatkan persetujuan Gubernur Riau dan jika pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka itu harus mendapat persetujuan Satgas Covid-19 dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dan juga izin para orang tua siswa.
Karena itu, kata dia, rencana program pembelajaran tatap muka terbatas semester genap tahun pelajaran 2020/2021 perlu dibahas secara konfrehensif.
"Pembahasan ini bagian dari keputusan desiminasi pada 23 Desember 2020 tentang pembelajaran tatap muka secara terbatas di Provinsi Riau seperti diutarakan Wagub Riau Edy Natar Nasution," katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Afrizal Nasution berharap agar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi bersama Kepala Kanwil Kemenag untuk melaporkan hasil rapat ini kepada Gubermur Riau.
"Hasil keputusan Gubernur itu, yang menjadi keputusan untuk kita laksanakan, apakah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas murni, atau mungkin sebagian akan tetap dilaksanakan secara daring, karena pada rapat yang lalu kita memberikan opsi, apakah para orang tua dari siswa yang tidak mengizinkan anaknya untuk melaksanakan sekolah secara tatap muka itu juga kita hargai, pihak sekolah juga akan tetap melayani," katanya.
Sejumlah instansi terkait merembukkan persiapan pembelajaran tatap muka itu juga termasuk Asisten I Setda Prov Riau, Ketua Komisi V DPRD Riau, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Ketua PGRI Riau, Ketua Satgas Covid-19 Riau. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan
-
BRI Siap Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia Bersama Pegadaian
-
Kelola Keuangan Bisnis dalam Satu Platform, BRI Perkenalkan Qlola New Skin
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA