Varun Grover, seorang komedian dan penulis serial India terkenal Sacred Games, mengkritik penangkapan tersebut di Instagram. Dia juga menuduh Faruqui "dipukuli".
"Seorang rekan India, seorang komedian di penjara dan dipukuli oleh massa karena kata-kata yang dia ucapkan. Di sini dia mencoba untuk secara logis, dengan tenang menyajikan kasusnya tetapi sistem kami sekarang ingin membungkam setiap suara secara brutal." tulis Grover di akun Instagramnya.
"Mereka tidak ingin mendengar, mereka bahkan tidak ingin berdebat - mereka hanya ingin menghapus setiap potongan pemikiran individu, setiap alasan. Dan kami, orang-orang dari peradaban terbesar di dunia, setuju dengan itu," sambung Grover.
Komedian lainnya, Vir das, juga ikut berkomentar dengan menyatakan bahwa mereka tidak bisa dihentikan saat membuat lelucon dan tawa.
"Bukan karena komedian yang membawakannya, tapi karena orang perlu tertawa. Semakin keras Anda mencoba, semakin Anda akan ditertawakan, sekarang, dan oleh sejarah .." tulis Vir Das.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH