SuaraRiau.id - Viralnya video seekor primata jenis owa yang diduga diadu dengan anjing oleh seorang oknum polisi ditanggapi Polda Riau. Primata owa tersebut diketahui mati pada 5 Desember lalu.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto memberikan penjelasan terkait video viral tersebut. Sunarto menegaskan agar tidak berpersepsi saat lain tentang hal demikian.
"Faktanya, adegan itu dilakukan untuk mengembalikan gairah dari Owa tersebut karena sebelumnya Owa tersebut dalam keadaan terluka dan sakit," ucap Narto di ruangannya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis, (10/12/2020).
Kombes Narto menceritakan kronologis bahwa primata owa tersebut pertama kali ditemukan oleh ajudan Kapolres Pelalawan pada 1 Desember 2020.
"Perlu saya luruskan bahwa kronologis kejadian di Pelalawan itu berawal saat Bribda Yos ajudan Kapolres Pelalawan melakukan lari sore pada 1 Desember dan menemukan bungkusan karung yang terikat dan saat dilihat di dalamnya ada sejenis monyet," jelasnya.
Saat dilihat kondisinya dalam kondisi tidak sehat karena ia terlihat tidak gesit seperti binatang pada umumnya.
"Saat ditemukan owa tersebut mengalami luka di paha dan tangannya. Setelah itulah dibawa kepada Kapolres yang langsung memerintahkan agar dibawa ke dokter karena Owa itu dipastikan tengah sakit," tambahnya.
Kombes Narto menceritakan bahwa oleh dokter, owa tersebut diobati. Setelah diobati selanjutnya primata tersebut dibawa ke rumah Kapolres untuk dirawat.
"Selanjutnya pada 3 Desember dibawa lagi ke dokter yang lain guna mempercepat penyembuhan. Dari sana diberikan obat, antibiotik dan vitamin. Kondisi Owa saat itu sempat juga mengalami diare dan sakitnya parah. Namun, pada tanggal 5 Desember binatang tersebut mati dan dikuburkan," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH