SuaraRiau.id - Rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Riau masih menjadi polemik hingga saat ini. Terkait hal ini, DPRD Kota Pekanbaru minta seluruh elemen masyarakat di Kota Pekanbaru untuk bisa menjaga sikap.
Sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu diberitakan akan mengadakan lawatan ke sejumlah wilayah termasuk Riau. Wacana itu membuat pro-kontra oleh sejumlah kalangan.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Pekanbaru, Firmansyah mengatakan, seluruh pihak harus bisa menjaga sikap dan menahan diri agar tidak mencoreng adat Melayu.
Selama ini, adat Melayu dikenal dengan kondisi yang kondusif dan tidak pernah terjadi keributan antar ras, suku, serta agama.
“Jangan mudah terprovokasi. Mari jaga sikap dan perkataan agar negeri Melayu yang selama ini kita banggakan tetap terjaga,” katanya seperti yang dikutip Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Firmansyah juga mengatakan, kedatangan Habib Rizieq, hanya masalah perbedaan dari sudut pandanganan saja.
Politis PKS ini meminta agar seluruh masyarakat bisa saling menghargai dan tidak merendahkan pandangan yang berbeda.
“Jangan klaim paling benar. Mari sama-sama kita menjaga sikap, menahan diri, dan menahan sikap,” ujarnya.
Ke depannya, Firmansyah meminta agar masyarakat tidak termakan isu hoaks yang menyebar dan bisa lebih bijak dalam memilah isu.
Terkait wacana kedatangan Habib Rizieq sendiri, beberapa waktu lalu, sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Kota Pekanbaru melakukan aksi damai untuk menolak kedatangan Habib Rizieq.
Dalam aksi ini, sempat terjadi sedikit keributan karena ada beberapa orang yang mengaku anggota FPI dan merasa tidak terima dengan adanya aksi penolakan ini.
Berita Terkait
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota, dari Pekanbaru Hingga Banten
-
Sekjen PDIP Hasto Lari Pagi di Pekanbaru, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Semangati Anak Muda
-
Bikin Polri Tercoreng: Bripka A Polisi di Riau, Ternyata Otak Jaringan Sabu 1 Kg
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
4 Mobil Honda Bekas yang Nyaman Diajak Mudik, Asyik buat Jalan-jalan
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen
-
Perjuangan 2 Kakek Pensiunan di Riau Tuntut Keadilan hingga Mahkamah Agung
-
Pajak per Batang Sawit di Riau Bakal Dikaji Ulang: Karena Potensi Sangat Besar
-
25 Pejabat Baru Pemkot Pekanbaru Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya