SuaraRiau.id - Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi tengah menjadi perbincangan hangat.
Di tengah perseteruan itu, nasihat ulama Syekh Ali Jaber justru mencuri perhatian publik lantaran dianggap relevan dengan polemik antara Nikita dan Ustaz Maaher.
Nasihat yang tentang jangan menghakimi orang lain itu pernah disampaikan Syekh Ali Jaber saat ulama kondang itu baru saja menjadi korban penusukan.
"Kalau urusan sama orang, jangan menghakimi orang. Jangan pandangi wanita yang belum berjilbab, jangan pandangi dia buruk. Barangkali dia punya dua rakaat tajahud di sisi Allah, bisa menyebabkan terampuni semua dosanya," kata Syekh Ali Jaber dalam potongan video tayangan Podcast Deddy Cobuzier yang viral.
Syekh Ali Jaber mengingatkan bahwa di balik penampilan seseorang, bisa saja hubungannya dengan Allah malah membuat dosanya diampuni.
"Kita tidak tahu apa urusan manusia sama Allah. Masing-masing punya rahasia sama Allah. Punya sesuatu kebaikan sama Allah yang barangkali tidak ada manusia lain yang tahu. Bisa jadi sebab kebaikan itu antar dia sama Allah, bisa menyebabkan terampuni semua dosanya," imbuh Syekh Ali Jaber menasihati.
Seperti diberitakan sebelumnya, Artis Nikita Mirzani terlibat perseteruan dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi gegara pernyataan mengenai Habib Rizieq Shihab. Berikut kronologi lengkap kasus Nikita Mirzani kontra Rizieq dan Maaher.
Niki, panggilan akrab Nikita Mirzani, dituding telah menghina imam besar FPI usai menyebut habib adalah tukang obat.
Buntut dari pernyataan itu, simpatisan Rizieq mengecam Niki dan mengancam akan melaporkannya ke polisi jika ia tak menyampaikan permohonan maaf.
Baca Juga: Berseteru dengan Rizieq Shihab, Nikita Mirzani Sebut Nama Dian Sastro
Tak sampai disitu, Niki juga mendapatkan ancaman akan dikepung oleh 800 laskar hingga disebut sebagai lonte gegara pernyataannya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan