SuaraRiau.id - Polda Riau melakukan pemusnahan dengan barang bukti sabu dan pil ekstasi di lapangan Satbrimobda Polda Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (5/11/2020).
Sebanyak 122,38 kilogram sabu dan 10.000 butir pil ekstasi dimusnahkan dari hasil tangkapan selama satu bulan oleh Polda Riau.
Pengungkapan ini terdiri dari 5 kasus yang berhasil diungkap oleh Polda Riau. Sebanyak 11 tersangka juga turut diamankan.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya menangkap para pelaku bandar narkoba yang saat ini masih berkeliaran.
"Kami akan memburu bandarnya langsung dan akan kami tindak tegas, berhenti atau kami tangkap" Tegasnya.
"Pengungkapan ini dilakukan dari bulan Oktober 2020, dari 5 kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh jajaran Polda Riau, kita mengamankan sebanyak 11 tersangka yang terlibat dalam peredaran narkotika ini," jelas Kapolda.
Ia juga mengatakan, Selain itu Polda Riau juga memiliki alat canggih yang digunakan untuk membantu memberantas narkoba di Provinsi Riau.
"Kita menggunakan alat trunak, alat ini yg kita gunakan untuk mengetahui apakah barang bukti tersebut merupakan zat mengandung narkotika atau tidak," terangnya.
Untuk 19 kg sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi merupakan hasil sitaan Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau dari hasil penangkapan di Kota Dumai.
Selain petugas, pemusnahan tersebut juga dihadiri 11 tersangka.
Sabu dimusnahkan dengan cara dihancurkan di dalam mesin Insemilator milik Polda Riau, sedangkan ekstasi dihancurkan menggunakan blender.
Kontributor : Wahyudi
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Asap dari Pelalawan ke Pekanbaru, Bikin Jarak Pandang Menurun
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya