SuaraRiau.id - Polresta Pekanbaru membekuk tiga pelaku terduga tindak kejahatan penipuan kepada sejumlah orang di Pekanbaru pada 19 Oktober 2020 lalu.
Ketiganya adalah MAD (30), YXH (36) dan LXY (45), dua di antaranya warga negara asing (WNA) asal China.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan otak pelaku tindak kejahatan penipuan yang berhasil diungkap jajaran Polresta Pekanbaru saat ini masih DPO.
Otak pelaku tersebut Inisial AI asal Taiwan inilah yang mengendalikan tiga tersangka MAD (30), YXH (36) dan LXY (46).
"MAD yang merupakan warga Indonesia bertugas sebagai penerjemah dari dua rekannya asal Tiongkok YXH dan LXY," terang Nandang, Senin (2/11/2020).
Dari pantauan Riauonline.co.id--jaringan Suara.com di Mapolresta Pekanbaru, MAD yang bertugas sebagai penerjemah YXH dan LXY.
Ketiganya terlihat menggunakan pakaian tahanan dan menggunakan borgol di tangan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadir Makin Meriah, BRImo Siapkan Beragam Keseruan
-
Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir
-
PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial
-
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
-
Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer