SuaraRiau.id - Baru sebagian kecil tenaga pendidik dan siswa di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang sudah menerima bantuan kuota internet gratis.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan PK-PL Kuansing, Banjirman. Bantuan kuota ini adalah program pemerintah guna menopang pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring.
"Sudah ada sebagian guru dan siswa yang sudah menerima bantuan kuota internet gratis," kata Banjirman setelah menghubungi beberapa Kepala Sekolah (Kepsek) SD maupun SMP, Kamis (15/10/2020).
Banjir berharap, setiap Korwil Pendidikan tingkat Kecamatan proaktif melaporkan data jumlah guru maupun siswa yang diusulkan mendapatkan bantuan kuota internet gratis yang diinput melalui dapodik.
"Memang datanya langsung di input melalui dapodik oleh sekolah, tapi kita sudah minta kepada Korwil untuk melaporkan data keseluruhan baik guru maupun siswa yang diusulkan dapat bantuan kuota internet gratis kepada Dinas," kata Banjir.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memberikan kuota internet gratis 35 GB dan guru 42 GB per bulannya untuk menopang pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19.
"Untuk bulan September ini sebagian guru dan siswa sudah mendapatkan kuota internet gratis," katanya kepada Riauonline.co.id-jaringan Suara.com.
Sebagai syarat mendapatkan kuota internet gratis setiap guru dan siswa wajib membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang bertujuan untuk menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas kebenaran data nomor ponsel calon penerima bantuan kuota internet yang diinput.
"Dari keterangan Kepsek tadi ada kendala siswa belum dapat kuota internet gratis karena nomor yang disampaikan kadang nomor orang tuanya, sehingga tidak bisa diberikan. Dia harus nomor handphone siswa yang bersangkutan dan sudah teregistrasi," katanya.
Kini, kata Banjirman, data usulan nomor handphone siswa tengah diperbarui oleh setiap sekolah. Siswa harus punya nomor sendiri, tidak boleh nomor orangtua atau nomor lain.
Berita Terkait
-
Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya
-
Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel
-
Asosiasi Fintech Bikin Tim Khusus Tangani Pindar Bermasalah
-
Industri Fesyen RI Serap Rp120 Triliun dan 3,69 Juta Pekerja
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW