SuaraRiau.id - Anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah satu orang.
Dengan tambahan tersebut sudah dua anggota DPRD Kuansing yang terinfeksi Covid-19.
"Tn Z terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab pada 8 Oktober 2020 kemarin, dan sekarang beliau isolasi mandiri di rumah," ujar Juru Bicara Satgas Kabupaten Kuansing, Agusmandar melalui Grup WhatsApp Gugus Tugas kepada Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (11/10/2020) malam.
Tn Z (46) dilabeli pasien 191 terkonfirmasi positif Covid-19 di Kuansing. Dia merupakan kontak erat dengan pasien konfirmasi positif Tn E (48).
"Setelah kami hubungi beliau dalam kondisi baik, hanya batuk ringan," ujar Agusmandar yang juga menjabat sebagai Asisten III Setda Kuansing ini.
Mengenai tugasnya di DPRD kata Agusmandar, pasien sudah berkoordinasi dengan Wakil pimpinan DPRD Kuansing Jufrizal.
"Untuk tugasnya di DPRD beliau sudah koordinasi dengan pimpinan Dewan pak Jufrizal. Beliau dipastikan tidak dapat hadir pada paripurna istimewa HUT Kuansing nanti," katanya.
Di mana pada Minggu (11/10/2020), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuansing mengumumkan tambahan 10 kasus konfirmasi positif Covid-19.
Salah satunya adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing.
Soal kapan dilakukan tracing terhadap Tn Z, kata Agusmandar, pihaknya segera melakukan konfirmasi dengan Dinas Kesehatan.
"Untuk tracing segera kita konfirmasi ke Diskes," katanya.
Sebelumnya, Gugus Tugas Kabupaten Kuansing, Riau mengumumkan tambahan lima kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Senin, 28 September 2020 kemarin.
Lima penambahan tersebut diantaranya Tn H (55) asal Kuantan Tengah, Ny J (52) asal Kuantan Tengah, Tn AFH (25), Tn MFH (18) dan Tn H (54) asal Singingi Hilir. Tn H dan Ny J merupakan suami istri. Ny J diketahui merupakan anggota DPRD Kuansing.
Namun kondisi Ny J apakah masih positif Covid-19 atau sudah negatif belum bisa diketahui.
"Kami konfirmasi dulu," kata Agusmandar singkat.
Berita Terkait
-
Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli
-
Tolak Laporan 'Amplop' Bupati Kuansing, KPK Segera Panggil Menhut Raja Juli
-
'Bukan Saya', Bupati Kuansing Bantah Kasih Amplop Ke Menhut Raja Juli
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
-
KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam
-
Flyover Garuda Sakti Diklaim Mampu Atasi Kemacetan Pekanbaru-Kampar di Jam Sibuk
-
Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB