- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan perhatian terhadap video viral kunjungan Bupati Siak Afni Zulkifli ke wilayah 3T pada Minggu, 4 Oktober 2026.
- Sekretariat Wakil Presiden mengirimkan tim khusus untuk meninjau langsung kondisi transportasi yang hanya bisa diakses menggunakan kapal sewaan tiga kali seminggu.
- Tim khusus tersebut meninjau berbagai permasalahan nyata seperti belum beroperasinya program Makan Bergizi Gratis serta minimnya fasilitas pendidikan dan kesehatan.
SuaraRiau.id - Viralnya Bupati Siak Afni Zulkifli saat mengunjungi wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di wilayahnya ternyata mendapat perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebelumnya, video Bupati Afni melihat langsung daerah 3T di Kampung Teluk Lanus dan Dusun Mungkal, Kabupaten Siak ditonton jutaan orang.
Pihak Sekretariat Wakil Presiden menghubungi staf Bupati Siak dan menyampaikan rencana peninjauan langsung kondisi wilayah 3T di Siak.
![Momen Bupati Siak Afni Zulkifli menangis sesenggukan melihat kondisi daerah terluar di wilayahnya. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/04/54215-bupati-siak-afni-zulkifli-menangis.jpg)
"Mereka menyatakan video itu mendapat atensi dari Bapak Wakil Presiden dan meminta segera turun tim melihat kondisi di wilayah 3T Siak. Ini saya dapat info tim sudah di Pekanbaru, kami janjian ketemu di Bandara karena saya harus ke Jakarta berjuang soal DBH Migas siak," kata Afni, Minggu (4/10/2026).
Afni Zulkifli menyambut positif respons cepat pemerintah pusat tersebut. Ia berharap kedatangan tim tidak sekadar melihat kondisi secara administratif, tetapi benar-benar menyaksikan langsung persoalannya.
Bupati Siak mengungkapkan bahwa komunikasi dengan tim tersebut bahkan masih berlangsung hingga Sabtu malam. Tim menanyakan akses menuju lokasi, termasuk transportasi dan penginapan.
"Mereka menanyakan bagaimana menuju lokasi. Kami jawab, ke sana hanya bisa dilalui kapal. Itupun status kapalnya kami sewa untuk akses satu-satunya rakyat 3T dan juga tidak setiap hari ada, hanya tiga kali seminggu," ungkap Afni.
Kondisi tersebut sekaligus menggambarkan tantangan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah 3T Siak.
Selain akses transportasi, kawasan tersebut juga belum memiliki fasilitas penginapan yang memadai.
"Syukur-syukur dengan kedatangan tim ini bisa melihat langsung kondisi wilayah 3T dan memberikan solusi konkret. Misalnya bantu pengadaan kapal, pelayanan pendidikan bus sekolah," harap Afni.
Menurutnya, salah satu persoalan yang menjadi perhatian Gibran dalam video itu adalah belum beroperasinya layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah 3T.
"Di video saya sampaikan permintaan anak-anak. MBG memang belum ada yang buka di wilayah 3T. Baru ada dapurnya saja, tapi tidak buka-buka. Belum ada dapur MBG yang buka di wilayah 3T ini," ungkap Afni.
Selain MBG, Afni juga menyoroti persoalan akses jalan, sarana pendidikan, kesehatan hingga sektor pertanian.
Khusus menuju Teluk Lanus, sebelum tiba ke Dusun Mungkal, misalnya, perjalanan menggunakan kapal dapat memakan waktu sekitar enam jam.
Afni sendiri mohon maaf tidak dapat mendampingi tim khusus dari Wapres secara langsung karena harus berangkat ke Jakarta bersama Ketua DPRD Siak dan Badan Anggaran DPRD Siak.