Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Kabut asap tersebut turut berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah Siak.

Eko Faizin
Selasa, 29 September 2026 | 14:02 WIB
Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat
Ilustrasi - Kabut asap menyelimuti Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) Siak, Rabu (4/10/2023) pagi. [Suara.com/Alfat Handri]
Baca 10 detik
  • Kabupaten Siak diselimuti kabut asap tebal pada Selasa (29/9/2026) akibat kiriman kebakaran hutan wilayah lain.
  • Pergerakan arah angin dari selatan menyebabkan udara tercemar dan kualitas udara Siak menjadi tidak sehat.
  • BPBD mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan serta memantau informasi resmi terkait ISPU.

SuaraRiau.id - Kabupaten Siak kembali diselimuti kabut asap diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (29/9/2026) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Siak Novendra Kasmara mengatakan tidak ada titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Siak dalam beberapa hari terakhir.

"Beberapa hari terakhir kita zero titik api. Kabut asap yang terjadi dua hari terakhir di Kabupaten Siak merupakan asap kiriman dari daerah lain yang mengalami karhutla," ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Kabut asap karhutla terlihat cukup tebal di kawasan Kota Siak dan di sejumlah Kecamatan, menyebabkan jarak pandang terbatas.

Novendra, mengimbau masyarakat terutama kelompok rentan kurangi beraktivitas di luar rumah, Jika beraktivitas di luar rumah dapat mengunakan masker.

Masyarakat diminta pantau informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan perkembangan Karhutla di kanal resmi Dinas Kominfo Kabupaten Siak.

Sementara Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak Ihsan Abdillah mengatakan berdasarkan pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC), kabut asap dengan intensitas sedang terpantau di Riau, termasuk Siak.

Ihsan menjelaskan bahwa sumber asap yang terpantau melalui satelit berada antara lain di wilayah Sumatera Selatan. Pergerakan massa asap kemudian dipengaruhi arah angin.

"Berdasarkan informasi arah angin dari SIPONGI dan BMKG, pergerakannya secara umum dari arah selatan menuju utara, kemudian berbelok ke arah Selat Malaka dan Malaysia," ujar Ihsan.

Perubahan arah angin tersebut, kata dia, dapat memperlambat pergerakan massa udara asap di sejumlah wilayah, termasuk Riau dan Siak.

Kondisi karhutla di Sumatera Selatan juga menjadi perhatian. Saat ini personel Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak diperbantukan untuk menangani karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Ihsan menyebut kondisi kebakaran di lokasi ini cukup serius dengan kepulan asap yang tebal dan area terdampak yang meluas.

Kabut asap tersebut turut berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah Siak.

Berdasarkan pembaruan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa (29/9/2026) sejumlah kecamatan di Kabupaten Siak tercatat berada pada kategori tidak sehat.

Sementara itu, kualitas udara di Kecamatan Siak berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Adapun Kecamatan Bungaraya tercatat berada pada kategori berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini