Baca 10 detik
- Banjir bandang di Kabupaten Solok pada September 2022 menyebabkan korban jiwa dan merusak ratusan rumah.
- Gubernur Sumbar menyatakan akses jalan nasional dan provinsi yang terdampak kini sudah kembali dibuka bertahap.
- Pemerintah daerah bersama tim gabungan fokus menangani pengungsi, korban hilang, serta fasilitas yang rusak berat.
Untuk menyokong masa tanggap darurat, penanganan infrastruktur mendesak seperti perbaikan sayap jembatan dan pembersihan saluran air akan difokuskan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
Bantuan logistik dari berbagai pihak, termasuk Pemprov Sumbar dan Bank Syariah Indonesia (BSI), juga telah disalurkan langsung kepada warga terdampak. (Antara)