- Honda Jazz di angka 50 jutaan adalah tantangan yang sangat memuaskan.
- Mobil Jazz menghadirkan model stylish dengan mesinnya yang responsif.
- Bersiaplah ditemani mobil ikonik yang memberikan kebanggaan di perjalanan.
SuaraRiau.id - Bagi anak muda, Honda Jazz menjadi salah satu mobil stylish, sporty, mesinnya responsif, dan auranya yang tak lekang oleh waktu menjadikannya pilihan idaman.
Reputasinya itu, membuat Honda Jazz menjadi incaran banyak orang. Kini dengan anggaran 50 jutaan, kamu bisa mendapatkannya di pasar mobil bekas.
Beberapa tipe Honda Jazz bekas patut dilirik sebagai kendaraan yang mendukung mobilitas harian. Apalagi bagi yang ingin tampil gaya dengan ekonomis.
Berikut 4 tipe Honda Jazz 50 jutaan yang cocok buat mobil harian anak muda.
1. Honda Jazz 1.5L RS AT (2012)
Honda Jazz varian RS AT produksi tahun 2012 sering masuk radar pencari mobil bekas. Ditenagai mesin 1.496 cc, Jazz RS AT menawarkan karakter berkendara yang halus dan stabil.
Menurut Moladin, Honda Jazz ini cocok untuk pengguna yang lebih sering berkendara di dalam kota dan menginginkan kemudahan tanpa kopling.
2. Honda Jazz RS CVT AT (2013)
Honda Jazz RS CVT AT tahun 2013 menjadi opsi menarik bagi pencari hatchback bekas. Transmisi CVT membuat akselerasi terasa linear, sementara desain eksterior RS memberi tampilan lebih agresif.
Selama riwayat servis jelas, unit ini masih sangat layak digunakan untuk beberapa tahun ke depan. Honda Jazz tahun 2013 ini biasanya sudah dilengkapi fitur hiburan yang lebih modern.
3. Honda Jazz i-DSI MT (2005)
Jazz i-DSI M/T masih layak dipertimbangkan, khususnya bagi yang menyukai transmisi manual. Mesin bensinnya dikenal irit dan minim perawatan berat.
Meski usianya sudah cukup matang, kondisinya masih bisa diandalkan jika perawatan sebelumnya baik. Tak heran jika unit ini tetap memiliki pasar tersendiri di rentang hingga mendekati Rp55 jutaan.
4. Honda Jazz RS CVT (2012)
Masuk ke generasi GE8 facelift, varian RS CVT tahun 2012 menjadi incaran karena lebih sporty. Mesin 1.497 cc yang digunakan menawarkan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi bahan bakar.