SuaraRiau.id - Dua ekor harimau sumatera terekam kamera trap yang dipasang Tim BBKSDA Riau di Kecamatan Sungai Apit dan Kecamatan Mempura, Siak.
Berdasarkan hasil kamera trap di Kecamatan Sungai Apit, terlihat indukan harimau berjalan bersama anaknya. Sementara di Kecamatan Mempura, terlihat harimau dewasa melintas.
Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti mengatakan jika kemunculan harimau merupakan siklus pergerakan yang normal.
"Kemunculan harimau ini merupakan hal yang normal dan merupakan siklus pergerakan normal," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (7/3/2024).
BBKSDA Riau mengimbau agar masyarakat di sekitar lokasi untuk tidak keluar rumah saat sore hingga malam, untuk menghindari konflik dengan harimau.
Harimau terkam sapi
Belum lama ini, harimau diduga menerkam seekor sapi di Kecamatan Mempura, Siak. Berdasarkan video yang beredar, sapi betina mati di tepi parit di salah satu kebun milik warga dengan kondisi tubuhnya yang terkoyak-koyak.
Camat Mempura Herland Winanda Mulya membenarkan peristiwa matinya sapi milik warga Kampung Paluh diduga dimangsa harimau. Namun, ia belum dapat memastikan bahwa sapi mati diterkam harimau.
"Benar sapi milik warga tewas diduga diserang binatang buas. Tapi kami belum dapat memastikan binatang buas itu harimau atau bukan," katanya, Minggu (3/3/2024).
Tiga harimau di halaman rumah
Warga Kecamatan Sungai Apit, Siak juga sebelumnya dihebohkan dengan kemunculan tiga ekor harimau yang berkeliaran di halaman rumah warga setempat. Kemunculan harimau itupun sempat diabadikan warga melalui video.
Penghulu Kampung Adat Penyengat Abok Agustinus seusai mendapat kabar itu bersama Bhabinkamtibmas langsung bergegas menuju lokasi.
- 1
- 2