SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial D (18) nekat melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Siak III, Pekanbaru pada Rabu (31/1/2024) sekitar pukul 22.00 WIB.
Beruntung, personel Polairud Polda Riau cepat mengetahui insiden itu dan langsung melakukan penyelamatan.
Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Wahyu Prihatmaka mengungkap kronologi kejadian. Awalnya anggota Polda Riau mendengar suara orang tercebur ke Sungai Siak, tepat di bawah Jembatan tersebut.
"Saat dicek, ternyata ada seorang pria yang melompat dari atas jembatan. Kemudian anggota langsung terjun ke sungai dan membawa satu pelampung," ujar Kombes Wahyu dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (1/2/2024).
Setelah diselamatkan, D yang merupakan warga Kota Pekanbaru itu mengaku hendak mengakhiri hidup dengan melompat ke sungai Siak.
“Setelah diselamatkan dan dievakuasi, anak laki-laki itu dibawa ke penjagaan untuk ditenangkan dgn cara problem solfing,” terangnya.
Terpisah, Wadipolrairud Polda Riau AKBP Andi Yul menjelaskan jika D setelah diinterogasi mengaku nekat melakukan percobaan bunuh diri karena persoalan asmara.
“Pengakuan korban dia sedang ada permasalahan asmara. Namun, kami sudah memberikan pemahaman dan menasihati korban. Kemudian kami kembalikan kepada keluarganya,” ujar mantan Kapolres Meranti itu.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.