SuaraRiau.id - Sebuah rumah kos viral lantaran ditinggalkan penghuninya yang diduga menderita Hoarding Disorder. Video viral ini diunggah oleh @pkukini, Senin (11/12/2023).
Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah kos yang berada di Kota Pekanbaru, namun tak disebutkan dimana persisnya lokasi kos-kosan tersebut.
Dalam unggahan video singkat itu, tampak sebuah kamar kos yang dipenuhi sampah-sampah yang berserakan. Mulai dari depan pintu, hingga bagian dalam kamar.
Perekam menyebut bahwa kamar itu tadinya dihuni oleh penyewa yang merupakan seorang perempuan. Penyewa tersebut meninggalkan kamar kos tanpa pemberitahuan kepada pemilik.
Barang-barang berharga milik penyewa juga tampak sudah dibawa pergi oleh si pemilik.
Meski demikian, kamar kos itu ditinggalkan dengan berbagai sampah yang berserakan. Mulai dari botol air mineral, hingga bungkus bekas makanan.
Tak hanya di lantai kamar saja, kasur lipat yang terlihat sangat kotor itu dan berada di bawah jendela juga tak luput dari sampah-sampah yang ditinggalkan.
Tidak hanya sampah plastik bekas makanan dan minuman, tampak juga beberapa kain yang terlihat seperti baju bekas yang sudah usang dan kotor yang menumpuk di sudut ruangan.
Sejumlah cat dinding yang berwarna biru itu juga tampak mengelupas, yang diduga akibat kondisi dinding yang lembab.
Di depan pintu kamar mandi, tampak sampah-sampah plastik bekas deterjen dan pewangi pakaian yang sudah kosong. Sampah-sampah plastik itu juga ditemukan di dalam kamar mandi.
"Sampah berserakan dikamar kos cewe. Diduga mengidap penyakit Hoarding Disorder. Dan kini penghuni kosnya sudah kabur," tulis pengunggah di kolom caption.
Hoarding disorder diketahui sebagai kondisi seseorang memiliki kesulitan untuk membuang atau berpisah dengan harta benda karena kebutuhan yang dirasakan untuk menyelamatkan benda-benda tersebut.
Unggahan ini dikomentari oleh sejumlah warganet. Salah satunya @tet** yang berharap agar penghuni kos tersebut lekas sembuh dari kondisinya.
"Semoga si cewe cepat sembuh," ujarnya.
Selain itu, warganet dengan akun @gun*** membantah bahwa penderita Hoarding Disorder suka menimbun sampah.