Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

NATO Ketakutan usai Jet Tempur Jerman Tembak Jatuh Pesawat Indonesia, Ini Faktanya

Eko Faizin Senin, 19 September 2022 | 16:17 WIB

NATO Ketakutan usai Jet Tempur Jerman Tembak Jatuh Pesawat Indonesia, Ini Faktanya
Ilustrasi pesawat tempur. [ADEK BERRY / AFP]

Jet tempur dalam video adalah jet tempur Jerman yang berhasil menembak jatuh Indonesia.

SuaraRiau.id - Media sosial digegerkan dengan kabar sebuah jet tempur milik Jerman yang menembak pesawat tempur Indonesia sampai terjatuh.

Dalam video tersebut disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa, jet tempur dalam video adalah jet tempur Jerman yang berhasil menembak jatuh Indonesia.

Kabar itu diunggah lewat kanal YouTube dengan nama pengguna BERITA MILITER.

"SELURUH NATO KETAKUTAN JET TEMPUR JERMAN TEMBAK JATUH INDONESIA"

Berdasarkan penelusuran Beritahits.id pada Minggu, (18/9/2022), diperoleh hasil bahwa video tersebut bukan merupakan video mengenai jet tempur milik Jerman.

Faktanya, video Youtube itu merupakan gabungan dari dua video milik Angkatan Udara Inggris dan Angkatan Udara Italia.

Video pertama telah diunggah oleh kanal YouTube '223 Films' pada 5 Februari 2019 berjudul “GR4 THREE SHIP SORTIE”.

Pada sudut kanan atas video, terlihat tulisan 'Royal Air Force', yang merupakan sebutan bagi Angkatan Udara Inggris.

Lebih lanjut, video kedua telah diunggah oleh kanal YouTube 'air Force', yang merupakan kanal YouTube milik Angkatan Udara Italia. Video tersebut diunggah dengan judul 'Aeronautica Militare –Pantere Nere del 155°Gruppo Volo decollano per l’ultima volta dal 50°Stormo' pada 16 November 2016.

Kesimpulan
Video tersebut telah disunting dari beberapa potongan video pasukan militer lalu digabung menjadi satu.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Berita Terkait