NasDem Terbuka Gabung Koalisi Semut Merah Jika PKB-PKS Mau Terima Anies, Andika atau Ganjar Jadi Capres

"Semua terbuka. Ini kan koalisi, kami terbuka saja. Nasdem tidak punya tiket, dengan partai manapun kami bisa bekerja sama," kata Willy.

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah
Rabu, 22 Juni 2022 | 15:34 WIB
NasDem Terbuka Gabung Koalisi Semut Merah Jika PKB-PKS Mau Terima Anies, Andika atau Ganjar Jadi Capres
Ketua DPP NasDem Willy Aditya (Suara.com/Novian)

Sementara itu terkait komunikasi politik, diakui Ali bahwa NasDem sudah memulai komunikasi tersebut pasca keliarnya rekomendasi tiga nama capres di Rakernas NasDem Jumat pekan lalu.

Harap Ada Titik Temu

Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan bahwa partainya ingin membentuk poros baru untuk Pilpres 2024. Salah satu langkah awal yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut ialah berkomunikasi dengan partai lain, termasuk dengan NasDem.

Diketahui siang ini PKS akan berkunjung ke kantor DPP NasDem di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat. Diakui Kholid kunjungan tersebut merupakan upaya merekatkan hubungan PKS dan NasDem.

Baca Juga:Demi Kampanye Partai Gelora, Mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar Siap Turun Gunung

"Kami terus jalin silaturahim. Kami ingin lanjutkan pelukan kebangsaan PKS-Nasdem yang dulu sempat berjeda. Semakin banyak kawan semakin baik, bukan?" kata Kholid kepada wartawan, Rabu (22/6).

Kholid mengatakan bahwa PKS ingin Pilpres nantinya memunculkan banyak poros koalisi. Keinginan itu bukan tanpa sebab, PKS berkeyakinan banyaknya poros koalisi dapat berdampak baik untuk memitigasi terjadinya polarisasi politik.

Bukan cuma mencegah polarisasi, keberadaan poros yang banyak nantinya bisa lebih memberikan pilihan kepada masyarakat siapa saja calon pemimpin bangsa.

"PKS berikhtiar ingin membentuk poros baru. Semakin banyak poros semakin baik buat demokrasi kita," tuturnya.

Terkait pertemuan PKS dan Nasdem, Kholid berujar bahwa kedua partai itu memiliki tujuan yang sama. NasDem yang memiliki semangat restorasi juga dimiliki oleh PKS.

Kholid menyampaikan restorasi dalam bahasa PKS adalah kembali kepada jati diri bangsa Indonesia, sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

Baca Juga:Tak Hanya Menang di Pemilu 2024, Risma Ungkap Target PDI Perjuangan

"Kami menggagas poros perubahan, yakni perubahan agar Indonesia menjadi negara yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih demokratis, lebih bersatu dan berdaulat serta memiliki peran strategis di panggung politik global," kata Kholid.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini