Demi Bisa Makan, Orang di Afghanistan Mulai Jual Bayi dan Anak Perempuan

Sejak Taliban berkuasa disebutkan bahwa hampir 60 persen perempuan yang bekerja di media harus mundur dari pekerjaannya.

Eko Faizin
Jum'at, 01 April 2022 | 12:15 WIB
Demi Bisa Makan, Orang di Afghanistan Mulai Jual Bayi dan Anak Perempuan
Seorang perempuan Afghanistan menggendong anaknya di tengah orang-orang yang menunggu paket bantuan yang disalurkan oleh sebuah kelompok bantuan kemanusiaan Turki. [Dok.Antara/Reuters]

Menanggapi krisis ini, salah seorang warga Afghanistan bernama Farhanaz (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa ia sangat prihatin dan putus asa.

“Ada rasa putus asa yang terlihat di antara jutaan orang Afghanistan. Orang menjual bayi dan anak perempuan mereka untuk bertahan hidup. Namun warga Afghanistan tetap saja kehilangan nyawa mereka,” katanya sambil menahan air mata.

Farhanaz menambahkan bahwa ia berharap Taliban akan memperbolehkan perempuan kembali bekerja sehingga bisa membantu keluarga untuk bertahan hidup. Ia juga mengatakan bahwa Taliban bertanggung jawab atas krisis ini, ia meminta agar Taliban menolong masyarakat Afghanistan untuk keluar dari kesengsaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini