facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Kader PSI Cocok Jadi Gubernur Jakarta, Giring Ungkap Alasannya

Eko Faizin Kamis, 13 Januari 2022 | 17:09 WIB

Sebut Kader PSI Cocok Jadi Gubernur Jakarta, Giring Ungkap Alasannya
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam acara puncak HUT ke-7 PSI dari siaran langsung Youtube PSI, Rabu (22/12/2021). [Suara.com/Ummi Hadyah]

Giring Ganesha menyatakan hal tersebut saat berkunjung ke Bantul, Yogyakarta, Rabu (12/1/2022).

SuaraRiau.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyebut bahwa kader partainya dinilai cocok menjadi Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.

Giring mengungkapkan bahwa kader PSI pas jadi Gubernur Jakarta, lantaran punya pengalaman dalam mengawal duit rakyat selama ini.

Giring Ganesha menyatakan hal tersebut saat berkunjung ke Bantul, Yogyakarta, Rabu (12/1/2022).

Ketum PSI Giring Ganesha kunjungi Gunungkidul, Selasa (11/1/2022). [Kontributor / Julianto]
Ketum PSI Giring Ganesha kunjungi Gunungkidul, Selasa (11/1/2022). [Kontributor / Julianto]

“Gubernur DKI Jakarta yang cocok harus kader PSI,” ujar eks vokalis Nidji itu dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (13/1/2022).

Giring menjelaskan bahwa saat ini ada tujuh kader PSI yang duduk di bangku legislatif. Pertimbangan lainnya hingga kader PSI dianggap cocok jadi Gubernur Jakarta, karena mereka dianggap tahu tantangan yang bakal dihadapi.

“Mereka juga sangat mengetahui tantangan-tantangan ke depan untuk warga DKI Jakarta,” ujar dia.

Jika PSI dapat kursi 15 hingga 20 kursi pada pemilihan legislatif 2024, maka siapapun yang memimpin, maka Giring mengatakan harus dari kader internal PSI.

Giring sendiri belakangan ramai disorot publik usai melakukan aksi sidah lokasi pembangunan sirkuit formula E, di Ancol, Jakarta.

Dalam sidak tersebut, Giring ditemani oleh Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI dari PSI Anggara Wicitra.

“Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang 'mengisap',” ucap Giring.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa di lokasi pembangunan sirkuit Formula E, tidak ada pekerjaan apapun, melainkan hanya ada kambing yang berbaris.

Dia mengaku miris karena tinggal lima bulan lagi proyek tersebut harus sudah selesai.

“Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris. Kejar tayang tinggal lima bulan lagi dengan kondisi begin,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, Giring tiba-tiba terperosok ke dalam lumpur. Beberapa rekannya pun langsung membantu dia untuk berpindah ke tanah yang lebih aman.

Komentar

Berita Terkait