facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Shopee Indonesia Tutup 13 Kategori Barang Impor dari Tiongkok dan Korea Selatan

Eliza Gusmeri Sabtu, 20 November 2021 | 14:46 WIB

Shopee Indonesia Tutup 13 Kategori Barang Impor dari Tiongkok dan Korea Selatan
ShopeePay dukung UMKM Lokal (Suara/Hiromi)

Kepala Kebijakan Publik, Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo mengatakan penutupan bukan karena kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

SuaraRiau.id - Shopee Indonesia menutup toko yang menjual produk tekstil dari luar negeri di aplikasi tersebut, yakni 13 kategori barang impor dari Tiongkok dan Korea Selatan.

Dikutip dari wartaekonomi, Kepala Kebijakan Publik, Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo mengatakan penutupan bukan karena kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

"Kebijakan ini merupakan kebijakan Shopee, untuk menciptakan ekosistem dan pengalaman belanja yang lebih baik," katannya, melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/11/2021).

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menegaskan, pemerintah tak melarang pedagang asing untuk menjual barangnya ke Indonesia lewat marketplace. Produk impor juga masih diizinkan untuk dijual.

Baca Juga: Kocak! Gara-gara Persis Solo Tampil Buruk, Eko Purdjianto 'Dijual' di Toko Online

Kendati demikian, pemerintah memang meminta penyelenggara e-commerce mengutamakan produk lokal dalam dalam Setiap sesi Hari Belanja Online Nasional. Jika konsisten, industri tekstil diprediksi dapat pulih pada akhir kuartal kedua 2021.

"Dalam rangka Harbolnas 'Bangga Buatan Indonesia' ada dukungan dari marketplace untuk mengutamakan produk lokal khususnya UMKM karya anak bangsa," jelasnya.

Menanggapi kebijakan yang diambil salah satu e-commerce terbesar itu, Daniel Wijaya founder Leenbenka mengatakan, kebijakan tersebut adalah langkah yang tepat untuk membangkitkan potensi ekonomi produk buatan Indonesia.

"Saya rasa kebijakan yang diambil pemerintah dan e-commerce Shopee sudah tepat untuk keberlangsungan ekonomi pelaku UMKM," ujarnya.

Tekstil adalah produk yang banyak diproduksi dan dijual oleh pelaku UMKM di Indonesia. Terintegrasinya industri tekstil dari hulu ke hilir mampu menciptakan sumber daya yang lengkap dalam produksi. Tingkat kreativitas dan inovasi pada industri ini juga semakin meningkat. Terlebih pada generasi milenial Indonesia, yang sering mengamati tren fashion dunia.

Baca Juga: Shopee Buka Kampus UMKM Jakarta, Sediakan Solusi Digital untuk UMKM

"Kita sebagai UMKM ingin memberikan kualitas terbaik kepada konsumen dengan harga terjangkau," ujar lelaki berusia 28 tahun tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait