"Saya berharap masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait masalah ini. Bagi yang mau memanen ataupun yang memiliki hobi memancing dan lainnya supaya lebih berhati-hati," pinta Samingan.
Kondisi yang membuat warga cemas tersebut, tak membuat Camat Bungaraya, Amin Soimin buka suara. Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan telfon seluler, Amin Soimin memilih diam tidak angkat bicara.
Sementara itu, Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati mengaku belum mendapatkan informasi tentang adanya kemunculan harimau lagi di Siak.
"Belum ada kami dapat informasi bang, malah ini baru dengarnya. Coba ke call center nya. Tapi terimakasih informasinya," kata Dian Indriati, Senin (13/9/2021) pagi.
Untuk diketahui, sebelumnya harimau yang diduga memangsa seorang remaja Kampung Teluk Lanus ditangkap pada Rabu (8/9/2021).
Harimau sumatera yang diperkirakan berusia 3 tahun tersebut masuk kandang jebak yang dipasang tim BBKSDA Riau.
Meski sudah dievakuasi, namun warga Teluk Lanus masih menanti kepastian tentang jumlah harimau yang masih berkeliaran di tempat mereka tinggal.
![Harimau yang diduga memangsa remaja di Siak masuk perangkap BBKSDA Riau. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/09/90813-harimau-sumatera-mangsa-bocah.jpg)
Ada kekhawatiran dari warga tentang jumlah harimau sumatera itu lebih dari satu yang kerap menampakkan diri di seputaran kampung.
"Kami berharap ada dilakukan pendataan terkait jumlah terhadap harimau yang ada di kampung ini," ungkap Kaur Pemerintahan Kampung Teluk Lanus, Kenang, Kamis (9/9/2021).
Disampaikan Kenang, dalam beberapa waktu terakhir sudah lima ekor kambing milik warga yang disantap oleh harimau.